Merobek ‘Janggala’, Embung Barua Ketukan Asa Ditengah Sunyi

Minggu, 08/06/2025 - 02:02
Satgas TMMD bersama masyarakat berjibaku membuat embung

Satgas TMMD bersama masyarakat berjibaku membuat embung

Oleh: Dandim 1410/Bantaeng Inf. Eka Agus Indarta S.Psi., M.Psi.

Keadaan yang penuh asa meluap menembus batas, langkah-langkah kecil menitikan perubahan Desa Barua, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng. Meski dalam ruang sunyi, terbungkam dalam penantian panjang, asa itu perlahan bangkit dalam program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-124, Kodim 1410/Bantaeng.

Matahari bangkit dari peraduannya, hembusan angin dari Gunung Lompobattang menghantarkan embun pagi menetes perlahan. Menyingkap sejuknya udara pagi itu di Desa Barua. Desa yang penuh kedamainan dan kenyamanan.

Sepagi itu, aku beranjak mengkomandoi ratusan prajurit yang tergabung dalam satgas TMMD menuju desa. Mengubah keadaan, menjawab penantian panjang masyarakat, melalui sasaran fisik dan non fisik TMMD.

Bersatu padu dengan masyarakat Desa Barua, satgas TMMD kompak berbaris rapi mendengarkan arahanku, untuk memulai pengerjaan pelbagai sasaran TMMD.

Dimulai dari sasaran fisik pembuatan Embung dengan ukuran 40 meter x 50 meter. Embung itu dibuat dengan kedalaman 3,5 meter.  

Dengan komandoku, alat escavator digerakan dengan membuat galian dititik tanah yang sudah tersedia.  Sementara, satgas dan masyarakat bergotong-royong memasang tali pekerjaan dengan penuh seksama sesuai perencanaan.

Beberapa jam kemudian, tanah yang sudah digali di padatkan di sisi penggalian, agar memudahkan memasukan material batu sebagai bahan pondasi embung. Secara bergantian masyarakat dan satgas mengangkat batu yang disediakan.

v
Satgas TMMD bersama masyarakat berjibaku mengangkat batu pembuatan embung

Sebagian mengaduk semen cor, guna memperkuat pembentukan pondasi embung itu.

Beranjak siang, matahari menyengat ubun-ubun, pengerjaan itu mulai menunjukan progres dengan baik. Pondasi tersusun rapi, lebar embung dan kedalamannya mulai terbentuk sesuai rencana.

Pebuatan embung ini sangat penting untuk mendukung kebutuhan air para petani, terutama saat musim kemarau. Ini sejalan dengan program prioritas nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Embung ini juga sudah sangat dinantikan warga Desa Barua sejak lima tahun terakhir. Diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan hasil perkebunan seperti cengkeh, kakao, jagung, dan kelapa.

Meski, cuaca yang sangat tidak menentu bukan alasan bagi personel Satgas TMMD untuk tidak bekerja membangun untuk kemajuan Desa Barua. Dalam kondisi apapun baik hujan rintik-rintik dan panas yang terik semua tetap bersemangat untuk menyelesaikan semua kegiatan fisik maupun non fisik dalam program TMMD.

Selanjutnya, aku berpesan, kepada Anggota Satgas TMMD yang terlibat dalam sasaran fisik maupun non fisik untuk tetap semangat dalam mengerjakan program TMMD ke-124 Kodim 1410/Bantaeng mengingat keterlibatan masyarakat yang aktif dan tanpa lelah dalam mendukung Satgas TMMD, ini menjadi bukti nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat. Semangat gotong royong dan kerjasama yang kuat antara warga dan Satgas TMMD mempercepat pencapaian sasaran program fisik, sekaligus mempererat hubungan antar keduanya.

Embung itu, bak merobek 'janggala' (tanah kering), menjadi tanah yang subur untuk kesejahteraan masyarakat Desa Barua.

  • Mengatasi Kesulitan Rakyat

Hari demi hari terlewati, pekerjaan sasaran fisik lainnya seperti perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 1 unit, MCK Masjid 1 unit, Sumur bor 5 unit terus digempur Satgas TMMD dan masyarakat Desa Barua.

Mewujudkan impian masyarakat, titik-titik sasaran fisik itu membukukan kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Pada sasaran fisik RTLH, tetesan air mata kebahagiaan tak terbendung dari Ruma (27), mengalir seiring ungkapan perasaan jiwa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata oleh 9 orang lainnya yang merupakan 3 KK yang menempati satu rumah ukuran 9 meter X 7 meter itu.

Sungguh tragis nasib mereka harus tidur saling berhimpitan, dengan kegelapan tanpa aliran listrik, tanpa MCK dan kurangnya aliran air bersih. Bahkan rumah itu, beratapkan Rumbia berlantaikan tanah, bertetanggakan dengan kandang ternak.

sasaran
Pembongkaran sasaran fisik perehaban RTLH

Disaat hujan tiba, tetesan air membasahi ruangan rumah karena bocor, disaat siang hari bau kotoran binatang ternak menyengat seakan sudah terbiasa dengan kehidupan seperti ini. Ini merupakan suatu potret salah satu  kehidupan  warga yang kurang beruntung dalam suatu kehidupan di jaman modern sekarang ini.

Melihat kondisi itu, Satgas TMMD sigap mengunci perubahan, merehab keseluruhan bangunan rumah untuk menjadi layak. Bersambut harapan dan keramahan penerima rehab RTLH, satgas TMMD memulai perehaban di bantu tukang.

Diungkapkan Ruma penuh syukur, “Selanjutnya, anak anak kami bisa belajar malam hari dan kami bisa menempati rumah yang layak seperti orang lain, terimakasih TNI dan pemerintah Daerah”.

Memaksimalkan kepedulian kepada masyarakat desa, Satgas TMMD juga membuat MCK Masjid serta tempat wudhu. Ardi (40)th, warga Desa Baru mengisahkan, sebelumnya warga saat melaksanakan beribadah di masjid harus berwudhu di rumah dan bila mau buang air kecil juga harus pulang ke rumah, sehingga sangat mengganggu kenyamanan beribadah.

Tak hanya itu, mewujudkan manunggal air bersih di desa, juga dibangun 5 titik sumur bor. Personel TNI, Polri dan masyarakat setempat bergotong royong untuk mempercepat penyediaan sumber air bersih bagi warga. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

d
Mewujudkan manunggal air bersih didesa, satgas TMMD melakukan pembuatan sumur bor

Kebutuhan air bersih ini sangat penting bagi masyarakat. Diharapkan agar masyarakat setempat dapat memanfaatkan sumber bor ini dengan baik setelah program TMMD ini selesai. Kemudian dapat menjaganya sehingga sumur bor ini dapat mengalirkan air dengan waktu yang lama dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Sementara itu, Kepala Desa Barua Mursalim S.Pd , mengatakan terimakasih kepada Satgas TMMD ke-124, Kodim 1410/Bantaeng dan Pemerintah Daerah Bantaeng yang melaksanakan TMMD di desanya.

“ini harapan kami bisa terwujud dengan adanya dorongan untuk memajukan dan mensejahterakan Desa Kami. Kami bersama Masyarakat sangat menyambut positif dan mengapresiasi serta  kami selalu siap membantu kegiatan yang di lakukan satgas TMMD Kodim 1410/Bantaeng di desa Kami", cetusnya.

  • Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Melalui sasaran non fisik satgas TMMD juga melakukan berbagai penyuluhan serta pelayanan kesehatan gratis. Ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Desa Barua.

Untuk meningkatkan wawasan kebangsaan di Desa Barua, Kecamatan Eremerasa, Satgas TMMD bekerjasama dengan Kesbangpol Kabupaten Bantaeng melaksanakan penyuluhan wawasan kebangsaan kepada masyarakat, dengan menghadirkan narasumber dari Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bantaeng, Faisal, S.Stp., M.Si., Kapten Inf Andi Usman Danramil 1410-01/Bissappu selaku Plt Dansatgas TMMD ke 124 Kodim 1410/Bantaeng dan para peserta penyuluhan yang berasal dari Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Perangkat desa dan warga masyarakat terutama para pemuda Desa Barua, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bantaeng Faisal, S. Stp., M.Si., menyampaikan materi dalam penyuluhan Wasbang, Bapak Faisal selaku pemateri menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu dari kegiatan non fisik program TMMD ke 124 Kodim 1410/Bantaeng yang bertujuan untuk membangun karakter masyarakat yang cinta tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan wilayah, bangsa dan negara. Sebagai contoh dikaitkan dengan program TMMD yang saat ini berjalan tentunya masyarakat bersama Satgas TMMD bergotong royong, saling membantu untuk membangun Desa, itu merupakan salah satu wujud menjaga persatuan dan kesatuan.

Warga masyarakat Desa Barua sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan tersebut. Mereka sadar akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

d
Antusias masyarakat mengikuti penyuluhan

Selain itu, juga dilakukan penyuluhan pertanian, dengan menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng. Dalam penyuluhan itu, masyarakat dibekali pengetahuan terkait berbagai varietas unggulan disektor pertanian, mulai dari cara tanam, hingga perawatan serta cara panen.

Disamping itu, masyarakat diberi pemahaman terkait swasembada pangang didesa. Hal ini untuk memaksimalkan kemandirian desa terkait pangan.

Kemudian, untuk meningkatkan kesehatan dilakukan penyuluhan kesehatan. Dr. Andi Ihsan M. Kes (Kadis Kesehatan Kabupaten Bantaeng), memberikan materi penyuluhan kesehatan, penyuluhan ini menjadi langkah proaktif dalam mendekatkan pelayanan kesehatan secara menyeluruh, memberikan informasi yang beragam tentang upaya menjaga kesehatan.

Sementara Pelaksana Tugas Dansatgas TMMD ke 124 Kodim 1410/Bantaeng Kapten Inf Andi Usman mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan salah satu Progam non fisik TMMD bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat.

Melalui sinergi yang kuat antara Satgas TMMD, Dinas Kesehatan, dan masyarakat setempat, diharapkan upaya bersama dalam memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan itu, juga dilakukan pembagian sembako, pembagian alat olahraga bola voli dan takraw.  

  • Apresiasi (Mengetuk Hati)

Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzi Nurdin mengatakan, program TMMD merupakan wujud nyata kepedulian dan peran serta TNI dalam membantu pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.

Program ini memiliki makna strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat persatuan antara TNI dan rakyat. Melalui TMMD kita melihat bagaimana TNI tidak hanya berperan sebagai penjaga kedaulatan negara tetapi juga sebagai komponen bangsa yang turut serta dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program TMMD ini kita harapkan dapat mempercepat pembangunan desa dan mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat desa pemerintah Kabupaten Bantaeng berkomitmen untuk terus mendukung program TMMD, kami akan mengalokasikan sumber daya yang diperlukan dan memfasilitasi pelaksanaan program agar dapat berjalan dengan lancar dan mencapai hasil yang optimal.

"Saya mengajak untuk turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan TMMD ini mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang untuk bersatu padu membangun Desa,  kita menjadi lebih maju mandiri dan sejahtera dengan semangat kebersamaan dan gotong royong tidak ada hambatan yang tidak dapat kita atasi bersama," jelas Bupati.

Komandan Korem (Danrem) 141 Todopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, S.Sos, M.M. mengucapkan terimakasih kepada Bupati Bantaeng atas pelaksanaan TMMD di Kabupaten Bantaeng. Program TMMD ini bertujuan untuk membantu kesulitan masyarakat sekitar Bantaeng terutama di Desa Barua terkait kegiatan fisik pembangunan embung.

"Embung ini sangat dibutuhkan oleh para petani ketika musim kemarau tentunya kedepan tidak lagi mengalami kesulitan air di pertanian atau di kebun mereka. Kami  berterima kasih atas kolaborasi yang sangat kuat di Kabupaten Bantaeng antara Bupati Dandim, Polres, Ketua Pengadilan Negeri, Kajari dan semua pihak.

Pelaksanaan TMMD Bantaeng dengan sasaran fisik pembangunan embung merupakan bagian daripada tujuan dari program Asta Cita  Presiden Prabowo Subianto. Hal ini bisa tercapai dengan adanya TMMD pembuatan embung yang terletak di Desa Barua, Kecamatan Eremerasa dengan harapan masyarakat tidak kesulitan air.

"Selama ini kita biasanya membangun jalan membuka jalan mengatasi jarak, mengecilkan jarak antara desa dengan desa, tapi ini buat kami suatu hal yang menarik dan baru,  bagus tepat dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat", pungkasnya.

d
Satgas dan masyarakat bergotong royong memaksimalkan pekerjaan embung

Di tempat terpisah, Ketua Tim Wasev TMMD ke 124, Brigjen TNI Mangaraja Simanjuntak mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Kodim 1410/Bantaeng yang melaksanakan kegiatan TMMD ke 124 dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Kami mewakili Staf Angkatan Darat mengucapkan banyak terimakasih karena pelaksanaan TMMD ke 124 ini bisa terlaksana dengan baik, karena dukungan dari Pemerintah Daerah dan masyarakat yang sudah ikut berpartisipasi, dan memberi dukungan sehingga kegiatan TMMD yang sudah berjalan beberapa hari ini terus lancar dan sukses," ungkap Brigjen TNI Mangaraja Simanjuntak.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Wasev berharap bahwa dengan diadakannya program TMMD ke 124 di Wilayah Kabupaten Bantaeng ini hasilnya betul-betul bisa bermanfaat bagi masyarakat bangsa dan Negara.

"Dengan adanya embung ini masyarakat tidak kesulitan air pada saat musim kemarau sehingga bisa mengairi perkebunan dan persawahan petani. Kami berharap embung ini betul betul di manfaatkan masyarakat demi menopang swasembada pangan sesuai Asta Cita Presiden Prabowo," jelasnya sembari meninjau seluruh titik sasaran fisik TMMD.

Warga Desa Barua, Awal (33) mengatakan, dengan adanya sasaran fisik TMMD, khususnya pembangunan Embung, menjadi solusi kongkrit bagi permasalahan didesa.

“Saya selaku warga Desa Barua tentunya sangat bersyukur, karena kami tidak lagi berebut air dengan warga yang lain. Terimakasih TNI, terimakasih Satgas TMMD ke 124 TA 2025 Kodim 1410/Bantaeng serta Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng berkat sinergitas dan kerja keras, kami semakin bersemangat untuk bertani karena solusi dari musim kemarau yang kami alami setiap tahun yang berkepanjangan dan berkelanjutan tentunya bukan masalah lagi buat kami", harapnya.

Penantian panjang masyarakat terjawab berkat TMMD. Semua kesulitan itu, bak berlalu ditengah sunyi dalam ketukan asa mayarakat Desa Barua. (*)

Berita Terkait