Mendikdasmen Sapa Murid di SD Al Hikmah Surabaya, Apresiasi Sinergisitas Warga Sekolah Menciptakan Lingkungan Belajar yang Sehat

Minggu, 24/08/2025 - 13:40
Mendikdasmen Sapa Murid di SD Al Hikmah Surabaya, Apresiasi Sinergisitas Warga Sekolah Menciptakan Lingkungan Belajar yang Sehat

Mendikdasmen Sapa Murid di SD Al Hikmah Surabaya, Apresiasi Sinergisitas Warga Sekolah Menciptakan Lingkungan Belajar yang Sehat

Klikwarta.com, Surabaya - Suasana penuh semangat mewarnai halaman SD Al Hikmah Surabaya ketika lebih dari 1.000 murid dan guru mengikuti kegiatan Pak Menteri Menyapa. Acara ini diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, pada Sabtu (23/8). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan keceriaan, semangat kebersamaan, sekaligus menanamkan pentingnya hidup sehat bagi anak-anak sejak dini.

Mendikdasmen menyampaikan apresiasi atas sinergisitas yang baik antara pemerintah dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman untuk seluruh murid. Oleh karena itu, dalam kunjungannya ini, Menteri Mu`ti menyampaikan bantuan yang berfokus untuk mendukung program pengelolaan sampah yang telah berjalan di sekolah. 

“Bantuan yang kita berikan untuk membantu pengembangan bakat dan minat anak-anak di sekolah. Bantuan ini adalah program yang sangat bagus. Anak-anak dibiasakan untuk memiliki kegiatan yang ramah lingkungan untuk membiasakan diri hidup sehat, serta menciptakan lingkungan yang bersih,” ungkapnya seraya meninjau Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Ia berharap, bantuan ini turut menjaga keberlangsungan budaya hidup bersih dan ramah lingkungan di sekolah tersebut.

Pada kesempatan ini, Mendikdasmen juga menekankan pentingnya membangun karakter sejak dini. Ia mengingatkan bahwa anak-anak Indonesia akan menjadi generasi hebat jika mampu membiasakan diri menjalankan nilai-nilai yang terkandung dalam Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni nilai kemandirian, kedisiplinan, dan rasa percaya diri.

“Anak-anakku, kalian adalah anak-anak yang hebat, kalian semua memiliki kemampuan, memiliki bakat yang merupakan anugerah Allah SWT. Karena itu jangan jadi anak yang penakut atau rendah diri. Jadilah anak-anak yang senantiasa bersemangat,” ujarnya.

Menteri Mu`ti juga berpesan agar murid pandai memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan bahwa waktu yang terbuang sia-sia hanya akan membuat seseorang merugi.

“Anak-anak, kalau kita membuang-buang waktu maka kita akan menjadi orang yang merugi. Karena itu maka gunakan waktu yang sebaik-baiknya untuk kegiatan yang bermanfaat seperti olahraga,” terangnya.

Dalam sesi diskusi, Mendikdasmen menyempatkan diri berdialog dengan para peserta. Pada kesempatan tersebut, Menteri Mu’ti menegaskan tiga hal utama tentang program Kemendikdasmen. Pertama, membiasakan anak untuk memiliki karakter yang kuat melalui kegiatan yang bermanfaat. Kedua, memperbaiki proses belajar mengajar dengan Pembelajaran Mendalam agar murid lebih senang belajar. Ketiga, memberikan dukungan fasilitas bagi sekolah dan kesejahteraan guru.

“Sehingga sekolah-sekolah kita menjadi sekolah yang bagus, sekolah yang keren, dan Bapak Ibu guru semakin semangat dalam mengajar,” jelas Mu`ti.

Kepala Sekolah SD Al Hikmah Surabaya, Deni Megawati, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Mendikdasmen.

“Masya Allah, anak-anak sangat antusias dengan hadirnya Pak Menteri, anak-anak lebih bersemangat, dan kami sangat berterima kasih kepada Pak Menteri sudah berkenan hadir di SD Al Hikmah Surabaya,” ujarnya. 

Deni juga menambahkan bahwa bantuan dari kementerian akan sangat bermanfaat.

“Bantuan Pak Menteri tentang pengelolaan sampah ini sangat relevan bagi kami agar bisa memanfaatkan sampah yang ada di sekolah sehingga lebih berdaya guna. Sekolah kami juga memiliki duta lingkungan dan program pengelolaan sampah Eco Green,” jelasnya.

Ketua Pembina Yayasan SD Al Hikmah Surabaya, Abdul Kadir, turut menyampaikan apresiasinya mengenai kegiatan Pak Menteri Menyapa.

“Kami ucapkan terima kasih pada Bapak Menteri Pendidikan. Suatu kehormatan bagi Al Hikmah yang baru kali ini didatangi oleh Menteri,” ucapnya seraya menyoroti pentingnya peran wali kelas sebagai ujung tombak pendidikan di sekolah dasar dalam menguatkan karakter terutama hidup bersih dan sehat. 

Menurut Abdul Kadir, wali kelas itu ibarat kepala sekolah kecil di kelas.

“Selain mengajar, wali kelas itu juga kepala sekolah kecil yang memperhatikan kualitas guru, moral, dan kelakuan anak. Dialah yang menghubungkan sekolah dan wali murid, bahkan membangunkan anak-anak untuk sholat subuh. Perannya sangat besar dalam membentuk karakter anak,” tutupnya. (*) 

Berita Terkait