Perluas Ekspansi Akademik, UIN Raden Mas Said Surakarta Resmi Memulai Pembangunan Kampus 3 Karanganyar

Jumat, 08/05/2026 - 19:42
Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Toto Suharto, saat melakukan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) di lokasi pembangunan Kampus 3, Karanganyar, Jumat (8/5/2026)

Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Toto Suharto, saat melakukan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) di lokasi pembangunan Kampus 3, Karanganyar, Jumat (8/5/2026)

Klikwarta.com, Karanganyar - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta secara resmi memulai tahap konstruksi fisik Kampus 3 yang berlokasi di Kelurahan Lalung, Kabupaten Karanganyar.

Prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang berlangsung pada Jumat (8/5/2026) ini menjadi tonggak sejarah baru dalam upaya perluasan akses pendidikan tinggi di wilayah Solo Raya.

Langkah strategis ini merupakan hasil dari proses panjang peralihan lahan yang telah diinisiasi sejak tahun 2023. Pembangunan kampus baru ini diproyeksikan untuk mengakomodasi tren peningkatan jumlah mahasiswa yang signifikan setiap tahunnya.

Rektor UIN Raden Mas Said, Prof. Toto Suharto, menegaskan bahwa momentum ini menandai transisi krusial dari tahap pematangan lahan menuju pembangunan infrastruktur pendidikan secara nyata. Pengembangan di Karanganyar akan difokuskan pada fakultas yang memiliki relevansi kuat dengan potensi daerah.

"Rencana awal akan kami gunakan untuk pengembangan fakultas yang relevan, termasuk rencana pembukaan Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Budaya,.
Saat ini, UIN Raden Mas Said telah menaungi 47 program studi yang tersebar di enam fakultas dan satu program pascasarjana," ujar Prof. Toto.

Ke depan, universitas akan melakukan pemekaran struktur organisasi, meliputi Fakultas Ushuluddin dan Psikologi, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, serta Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Budaya dengan prodi baru.

Selain itu, program studi adaptif seperti Desain Komunikasi Visual (DKV) juga menjadi bagian dari rencana pengembangan untuk menjawab tantangan industri kreatif masa kini. Kehadiran kampus 3 ini diharapkan tidak hanya menjadi mercusuar akademik, tetapi juga menjadi stimulan bagi ekonomi lokal.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menyambut optimis sinergi ini sebagai peluang besar bagi pemuda daerah untuk mengakses pendidikan berkualitas tanpa harus jauh dari rumah.

"Jika ekosistem kampus tumbuh, maka ekonomi warga sekitar pasti akan ikut terakselerasi. Kehadiran ribuan mahasiswa nantinya akan menghidupkan sektor UMKM, mulai dari industri kuliner hingga jasa hunian atau kos-kosan," tutur Rober.

Meski tengah melakukan ekspansi infrastruktur secara besar-besaran, manajemen universitas memastikan bahwa pertumbuhan ini dilakukan secara terukur. 

Prof. Toto menekankan bahwa prioritas utama tetap tertuju pada kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dan tenaga pengajar. Hal ini bertujuan agar standar kualitas pendidikan negeri tetap terjaga di tengah penambahan kapasitas mahasiswa.

Sinergi antara akademisi dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan inklusif yang membawa kemajuan peradaban bagi masyarakat setempat di masa depan.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait