Wakil Ketua DPRD Jatim Ahmad Iskandar
Klikwarta.com, Surabaya - DPRD Jawa Timur akan mengajukan tambahan 8 unit mobil laboratorium PCR (Polymerase Chain Reaction) ke pemerintah pusat untuk tangani daerah yang masih tinggi sebaran covid-19. Tambahan ini untuk mencegah adanya rebutan mobil laboratorium PCR dan mengakhiri polemik antara Pemkot Surabaya dengan Pemprov Jatim.
Wakil Ketua DPRD Jatim, Ahmad Iskandar mengatakan, idealnya di Jatim ada 10 unit mobil PCR. Maka dibutuhkan 8 unit lagi karena saat ini sudah ada dua mobil PCR bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Iskandar menilai mobil itu diperlukan untuk penanganan cepat dan pencegahan menyebarnya pendemi Covid-19. Mengingat mobil PCR bisa digunakan sebagai laboratorium kelililing untuk melakukan pengecekan sample swab tenggorokan masyarakat.
“Daripada berpolemik atau rebutan, lebih baik kita perjuangkan agar Jatim mendapat tambahan mobil PCR itu,” kata Iskandar, dikonfirmasi, Sabtu 30 Mei 2020.
Pimpinan dewan siap membantu Pemerintah Provinsi Jatim dan Pemkot Surabaya dalam mendapatkan tambahan unit mobile PCR ini ke pemerintah pusat.
“Kami akan perjuangkan penambahan mobil PCR ini ke pusat, untuk kepentingan masyarakat Jawa Timur demi menekan penambahan wabah Covid-19 ini,” tegasnya.
Menurut politisi asal Partai Demokrat itu, pandemi covid-19 ini adalah masalah yang harus ditangani bersama-sama. Penanganannya Tidak bisa hanya diserahkan kepada Pemprov atau Pemkot Surabaya saja. Ia meyakini baik Pemprov, Pemkot Surabaya dan kabupaten/kota lainnya lainnya sudah bekerja maksimal mengatasi masalah ini.
“Marilah kita hindari polemik, tidak perlu saling emosi atau menyalahkan satu sama lain. Karena ini masalah kita semua yang harus ditangani bersama-sama,” pungkasnya.
(Pewarta : Supra)








