Salaf seorang pemuda Singkil, Iqbal, saat menggelola warung nya
Klikwarta.com, Aceh Singkil - Sehari-hari setiap pagi usai Shalat Subuh, Iqbal seorang pemuda sudah bersiap membuka tempat usahanya. Dengan bangunan sederhana berdiri diatas sebidang tanah dipinggir jalan lintas Ibukota Aceh Singkil itu, ia membuka sebuah warung menjual berbagai macam minuman dan makanan hingga larut malam. Kebiasaan inilah yang dilakukannya setiap hari, hingga pandemi COVID-19 melanda Indonesia.
Dikala ditemui di warungnya, terlihat Iqbal seorang pemuda di Singkil, ditemani secangkir kopi itu dengan raut wajah lelah tersenyum ramah menyambut kami.
Sembari menikmati suguhan secangkir kopi, Iqbal menceritakan keluh kesahnya berjualan selama pandemi COVID-19, menghadapi perubahan yang membuat sengsara nasibnya.
Sejak beberapa tahun lalu, ia bersama kedua orang tua dan keluarganya hijarah dari Sumatera Utara ke Aceh Singkil, mengadu nasib berusaha dengan membuka warung. Sebelum pandemi COVID-19, warung tempat ia berjualan agak lumayan dikunjungi pembeli. Namun,sejak pandemi melanda diakui pendapatan nya pun menurun.
Ia mengaku berjualan diwarung ditengah pandemi ini agak sedikit susah dan menurun dibanding sebelum pandemi. Jika biasanya dalam sehari ia bisa menyisihkan sedikit penghasilanmya, saat ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja terkadang sulit.
“Warung saya kerap sepi dari pengunjung. Apalagi saat corona ini lebih sering sepi, banyak gak berani keluar rumah,” ucap Iqbal, saat ditemui di warungnya di Singkil, Selasa (16/11/2021).
Dengan mimik wajah sedih, Iqbal menceritakan langsung tentang kondisinya saat berjualan diwarung nya di tengah pandemi. Dengan tetap teguh dan sabar, ia tetap berusaha dan membuka warungnya.
Ia juga menambahkan, biasanya untung yang ia peroleh masih bisa buat makan, dan tambahan modal untuk berjualan. Namun sekarang, untung yang ia peroleh hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, terkadang itu pun harus nombok.
Dengan kondisi ekonomi yang terus menerus merosot, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan bantuan untuk membantu warga ekonomi ke bawah akibat pandemi COVID-19. Bantuan tersebut berupa bantuan sosial, transfer dana desa, penambahan nilai manfaat Kartu Sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), dan Program Makanan Pokok/Sembako.
Beberapa bantuan sosial yang sudah diberikan pihak pemerintah Indonesia maupun swasta di tengah pandemi ini sudah dirasakan oleh masyarakat.
“Harapannya semoga apa yang disampaikan pemerintah tentang bantuan-bantuan segera terealisasikan kepada masyarakat dan kondisi pandemi covid-19 dapat segera hilang dari muka bumi ini serta perekonomian masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala", harapnya.
(Pewarta : Er)








