Badan Amil Zakat Provinsi Bengkulu
Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Kurangnya kesadaran masyarakat Provinsi Bengkulu dalam partisipasi menyisihkan sebagian hartanya untuk membayar zakat, baik berupa zakat mal maupun zakat fitrah membuat potensi zakat yang ada di Provinsi Bengkulu tidak terkumpul maksimal. Bahkan, dalam penyalurannya juga tidak bisa merata kepada masyarakat yang berhak.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Zakat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu, HM Ihsan Nasution, SH, saat ditemui awak Media di ruang kerjanya, Senin (29/5/2017).
"Sebenarnya potensi zakat yang ada di Provinsi Bengkulu sangat luar biasa, sanggup mencapai Rp 560 Miliar dalam setahun, namun sayang potensi ini belum bisa dicapai, sebenarnya bisa dicapai kalau seluruh umat Islam yang ada di Provinsi Bengkulu sadar akan kewajibannya," terangnya.
Dikatakan Ihsan, target Baznas Provinsi Bengkulu yang dibebankan oleh Baznas Pusat sebesar Rp 15 Miliar tidak pernah tercapai.
"Selama ini Zakat yang bisa dihimpun oleh Baznas Provinsi Bengkulu ini rata-rata hanya sebesar Rp 7 Miliar setahun sangat jauh dari target yang diharapkan," tambahnya.
Ditambahkan Ihsan, sementara ini yang berhak menerima zakat di Provinsi Bengkulu berdasarkan data Baznas Bengkulu ada 33 ribu orang. Oleh karena itu, pihak Baznas Provinsi Bengkulu mengaku belum bisa menyalurkan zakat ke seluruh masyarakat yang berhak menerima zakat tersebut. (AF)








