Pembukaan Festival Tabut

Selasa, 11/09/2018 - 07:25
Pembukaan Festival Tabut 2018

Pembukaan Festival Tabut 2018

Klikwarta.com - Kemeriahan acara Open Ceremonial Festival Tabut Bengkulu berlangsung seperti biasa. Dari tahun-tahun sebelumnya, acara pembukaan yang didahului dengan pertunjukan seni dan budaya daerah kota Bengkulu justru mengalami kemunduran dalam kuantitas pengunjung. Hal tersebut bisa dimaklumi dengan alasan adalah malam pertama.  Jelas terlihat dari hadirnya masyarakat yang ingin menyaksikan langsung acara pembukaan tidak begitu membludak seperti yang akan diperkirakan. 

Acara yang diharapkan akan semeriah dan lebih megah dari tahun sebelumnya justru mengalami kemunduran kuantitas. Terlihat dari ketika acara resmi dibuka oleh Plt. Gubernur Rohidin Mersyah, sampai dengan acara-acara selanjutnya, terlihat tampak kurang kreatif dan monoton. 

Sebelumnya acara ditafsirkan akan menampilkan keunggulan pada sesi opening art berupa penampilan video profil Tabut 2018 dan jeda koreografi. Terlihat ada  sejumlah penekanan pada sesi pembukaan, yang mana ada sesuatu yang hilang dari rangkaian kegiatan, yaitu  hilangnya penampilan Teater Padang Karbala di mana pada dua tahun sebelumnya termasuk ke dalam sesi acara.

Dalam acara pembukaan Festival Tabut, dihadiri sejumlah tamu undangan di antaranya Staf Ahli bidang Multikultural Kementrian Pariwisata Ibu Esti Riko Astuti, Sekertaris Deputi Sumber daya Alam dan Jasa, Kementrian Koordinator Maritim, dan Koreografer Nasional.

Pada sesi sambutan Plt Gubernur Rohidin Mersyah mengutarakan bahwasanya Bengkulu adalah salah satu Provinsi dengan catatan sejarah yang sangat kuat pada konteks dalam dan luar negeri serta memiliki nilai budaya daerah yang sangat beragam dan etnik sehingga wajar jika Kota Bengkulu memiliki sebutan nama sebagai Bumi Raflesia. 

Pada perayaan Tabut, akan dilaksanakan berbagai pameran serta lomba yaitu lomba ikan-ikan, telong–telong, serta kesenian lainnya yang diikuti oleh kelompok–kelompok kesenian yang ada di Provinsi Bengkulu, sehingga diharapkan mampu menjadikan ajang hiburan rakyat dan menjadi salah satu kalender wisatawan tahunan.

(Bisri)

Berita Terkait