Penemuan Tengkorak Kepala Manusia, Bid Dokkes Polda Identifikasi Melalui DNA 

Jumat, 24/01/2020 - 15:48
Pemeriksaan Tim Gabungan Bid Dokkes Polda Bengkulu. Foto: Tribratanewsbengkulu.com
Pemeriksaan Tim Gabungan Bid Dokkes Polda Bengkulu. Foto: Tribratanewsbengkulu.com

Waspada Corona

Klikwarta.com, Bengkulu - Tim gabungan Bid Dokkes RS Bhayangkara Polda Bengkulu melakukan pemeriksaan atas penemuan tengkorak kepala manusia di Curup, Provinsi Bengkulu. 

Diduga tengkorak kepala manusia itu merupakan tengkorak salah satu pelajar yang dikabarkan hilang beberapa waktu lalu. 

Informasi terhimpun, penemuan tengkorak kepala itu berawal dari keterangan tersangka Y yang diamankan Polres Rejang Lebong. Dari keterangan Y, dirinya telah membunuh inisial A (15) pelajar yang dikabarkan hilang dan membuangnya di aliran sungai di Kecamatan Curup Tengah. 

Selanjutnya, pihak aparat kepolisian dibantu anggota TNI melakukan pencarian dan berhasil menemukan potongan tengkorak kepala di aliran sungai dengan kondisi terbungkus kantong plastik dilapisi karung yang sudah rusak. Penemuan diketahui berjarak kurang lebih 2 kilometer dari keterangan Y. 

Penemuan tengkorak kepala itu sempat membuat geger warga. Belum dipastikan apakah benar itu tengkorak pelajar A atau bukan. Saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Dilansir tribaratnewsbengkulu.com, tengkorak kepala itu telah diterima tim gabungan Bid Dokkes Polda Bengkulu pada Kamis (23/01/2020) kemarin.

Kabid Dokkes Kombes Pol dr. I G. A. A. Diah Yamini, Sp. THT-KL yang memimpin langsung memerintahkan personil dokpol untuk melakukan pengambilan sampel DNA dari gigi korban oleh drg. Hamides. Selain itu, juga pengambilan sampel pembanding DNA darah dari ayah korban yang di lakukan dr. Deby selaku Kaur Dokpol RS Bhayangkara Bengkulu.

Kabid Dokkes Polda Bengkulu menyampaikan bahwa pihaknya akan mengirimkan sample itu ke Lab DNA Pusdokkes Polri untuk memastikan bahwa potongan tengkorak kepala itu terindentifikasi milik korban A.

"Kita akan kirimkan Sample DNA ke Lab DNA Pusdokkes Polri untuk mendapatkan kepastian bahwa potongan tengkorak yang kita terima milik korban A”, pungkas Kabid Dokkes Polda Bengkulu.

Belum diketahui, apakah A korban pembunuhan mutilasi atau tidak. Pasalnya, meski hanya ditemukan tengkorak kepalanya, pihak kepolisian masih menduga tubuh korban bisa saja hilang dimakan biatang buas atau semacamnya.

Diketahui, A menghilang sejak 8 November 2019 lalu. Dari cerita neneknya Nr, korban pergi sekira pukul 17.00 WIB dihari dia hilang dengan tujuan ke toko foto kopi yang tak jauh dari rumahnya. (Red)

Baca Juga : Gadis Rejang Lebong Diduga Dibunuh, Polisi Cari Mayat Korban

Related News

Loading...
loading...