Personel Satgas TMMD yang beragama Islam saat melaksanakan Salat tarawih bersama di ponpes Al-mutahdien Hidayatullah Bitung
Klikwarta.com, Bitung - Setelah seharian melaksanakan pekerjaan fisik program TMMD Ke-123 Kodim 1310/Bitung, personil satgas TMMD yang beragama Islam tak pernah lupa akang kewajibannya Kepada sang pencipta, Allah SWT.
Sebelum mengikuti apel malam di masing-masing pos, Personil Satgas TMMD terlebih dahulu melaksanakan sholat tarawih berjamaah.
Seperi yang dilakukan oleh satgas TMMD yang berpos di Pondok Pesantren Hidayatullah Bitung, bersama para santri dan pengurus yayasan melaksanakan sholat tarawih berjamaah yang dilaksanakan di masjid yang berada dalam ponpes tersebut.
Dan SSK, Lettu Czi Hendri Satria, S.Tr.Han saat di temui usai melaksanakan sholat menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendekatkan diri kepada Tuhan yang maha kuasa, serta semakin mempererat hubungan emosional dengan masyarakat. Karena kehadiran satgas TMMD tidak hanya untuk menyelesaikan sasaran fisik, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
"Siang hari kita tetap melaksanakan kegiatan pekerjaan, dan malam harinya kita melaksanakan sholat tarawih dan witir bagi yang beragama Islam, karena bulan suci Ramadhan bagi umat muslim itu merupakan bulan yang pernah berkah dan bulan yang terbaik dari 11 bulan lainnya,"Kata Lettu Czi Hendri Satria. Sabtu, (8/3/25) malam
Sementara itu, Muhammad Taufiqqurahman selaku pengurus Yayasan Al-mutahdien Hidayatullah Bitung menyambut baik kehadiran satgas TMMD dalam kegiatan keagamaan ini. Menurutnya selain membantu merehabilitasi Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Al-mutahdien Hidayatullah, hal ini semakin mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan TNI khususnya satgas TMMD bersama anak-anak santri dan anak yatim yang ada di di Al-mutahdien Hidayatullah.
"Apa yang dilakukan satgas TMMD ini menjadi contoh bagi anak-anak Santri dan panti asuhan Al-mutahdien, walau sesibuk apapun dan bahkan sudah lelah karena seharian telah melaksanakan pekerjaan yang begitu berat, tapi bapak TNI ini tidak lupa akan kewajibannya kepada Tuhan, Allah SWT," ujarnya. (*)








