PPKM Kabupaten Blitar di Level 3, DPRD Imbau Pemda Percepat Penyelesaian Vaksinasi

Minggu, 12/09/2021 - 13:13
Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto (foto: Faisal NR / dok. Klikwarta.com)

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto (foto: Faisal NR / dok. Klikwarta.com)

Klikwarta.com Blitar - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar mempercepat vaksinasi Covid-19 kepada warga senyampang status zonasi peta resiko Covid-19 berubah di level 3 yang sebelumnya berada di level 4.

Percepatan upaya merampungkan vaksinasi menurutnya menjadi kunci utama agar kabupaten Blitar segera menjadi daerah yang benar-benar bebas dari penyebaran dan penularan virus Corona atau Covid-19. Diakuinya saat ini kabupaten Blitar masih berstatus zona oranye dimana kadar kasus aktif Covid-19 masih belum membaik secara signifikan. 

Walau begitu, Suwito tetap mengajak masyarakat yang belum sama sekali mengikuti vaksinasi segera mengikuti. Bagi yang sudah menerima dosis pertama jika ada kesempatan akses menerima dosis kedua juga diharapkan segera diterima. Masyarakat juga diminta menjadi elemen penyuksesan penyelesaian kasus Covid-19 bersama pemerintah.

"Intinya masyarakat harus lebih kompak dan proaktif ikut andil menyuseskan penyelesaian kasus covid ini secara total, minimal selalu mentaati protokol kesehatan. Lebih penting lagi, pemerintah daerah kami minta juga harus lebih getol lagi bagaimana vaksinasi ini segera diselesaikan," ungkapnya, Minggu (12/9/2021).

Suwito optimis jika pemerintah dan masyarakat bisa bergotong royong saling menguatkan untuk mencegah timbulnya kasus aktif Covid-19, kehidupan normal yang baru bisa diraih. Artinya, jika kesehatan masyarakat bisa terjaga dan terjamin keselamatannya, langkah-langkah dan upaya memperbaiki kekuatan ekonomi bisa diwujudkan. 

Sektor penggerak ekonomi daerah bisa kembali dihidupkan tatkala adanya jaminan keamanan kesehatan. Kesehatan baginya modal utama untuk bergerak melangkah ke arah penguatan segala macam lini kebutuhan kehidupan. Uji coba dan analisa mengaktifkan kembali titik penggerak ekonomi daerah salah satunya melalui sektor pariwisata, lanjut dia, bisa dilakukan selama dalam proses aktivitasnya tidak mengabaikan protokol kesehatan. 

"Yang penting patuh dan disiplin protokol kesehatan. Ya karena kita sedang butuh kecepatan yang katanya kita mau memulihkan ekonomi. Kan akhirnya kesehatan terjaga ekonomi juga berjalan," tukasnya.

 

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait