Terjun ke Sungai, Pengendara Sepmor Prajurit TNI Hilang

Jumat, 21/02/2020 - 03:00
Tim Bansarnas bersama personil TNI/Polri Aceh Singkil saat melakukan pencarian terhadap korban di lokasi Jembatan Kampung Selok Aceh Singkil.
Tim Bansarnas bersama personil TNI/Polri Aceh Singkil saat melakukan pencarian terhadap korban di lokasi Jembatan Kampung Selok Aceh Singkil.

Waspada Corona

Klikwarta.com, Aceh Singkil - Diduga mengalami kecelakaan dan terjun ke sungai yang mengalir ke laut, di Kawasan Jembatan Kampung Seluk Aceh, Kecamatan Singkil, seorang pengendara sepeda motor jenis RX King, prajurit TNI, Prada Fachrul, Rabu (19/02/2020), dikabarkan hilang belum ditemukan.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP. Mike Hardy Wirapraja melalui Kapolsek Singkil, Iptu Astani SH mengatakan, kejadian hilangnya seorang pengendara itu berawal, ditemukannya oleh personil Polisi, Bripka Zulfikar, saat sedang jalan-jalan sore bersama anaknya, sekira pukul 17.45 WIB, dan saksi lainnya melihat sebuah tas ransel berisikan baju loreng bertuliskan TNI AD, helm dan sepeda motor berjenis RX King beserta fiber ikan dibawah jembatan dalam sungai, Kampung Seluk Aceh, Singkil.

"Selanjutnya, personil Polsek Singkil bersama dengan Babinsa Pulo Sarok dan warga setempat mengangkat dan mengamankan barang-barang yang diduga milik korban ke Polsek Singkil dari lokasi TKP yang kebetulan berada jauh dari rumah penduduk", ungkap Iptu Astani.

Mendapat kabar tersebut, Tim Sar, BPBD dan personil TNI/Polri Aceh Singkil, bersama masyarakat langsung terjun ke lokasi melakukan pencarian terhadap korban hingga tengah malam dengan menggunakan speed boat dan mesin genset untuk penerangan.

Begitu juga dengan masyarakat yang sengaja datang berduyun-duyun kelokasi kejadian untuk melihat secara langsung para tim melakukan pencarian, memenuhi jalan lintas Singkil-Rimo hingga tengah malam. Sehingga membuat pengendara yang ingin melintasi jalan tersebut kesulitan.

Keesokan harinya, Kamis (20/02/2020), Tim masih melakukan pencarian disejumlah area lokasi tempat ditemukannya barang-barang korban. Namun, pencarian terhadap korban belum membuahkan hasil.

Orang tua korban, Ahmad Yani mengatakan, dimalam Selasa (18/02/2020), ia masih berkomunikasi via handaphone dengan sang buah hatinya itu sebelum beranjak ke tempat korban bertugas.

Diperkirakan, korban berangkat ke tempat tugasnya di Kecamatan Suro, dari Komplek Perumahan BRR, Pulo Sarok, Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, sekira pukul 22.00 WIB, di malam Selasa itu. Namun, hingga Kamis sore, pencarian terhadap korban yang masih terus dilakukan Tim Bansarnas belum membuahkan hasil atau belum ada tanda-tanda korban ditemukan.

Ahmada Yani yang juga mantan anggota DPRK Aceh Singkil periode lalu itu berharap, agar anak kedua dari tiga bersaudara itu dapat segera ditemukan. "Mudah-mudahan korban dapat ditemukan", harapnya.

(Pewarta : Erwan)

Related News

Loading...
loading...