Triwulan III, Aset Bank Jatim Capai Rp 101 Triliun

Kamis, 28/10/2021 - 18:14
Triwulan III, Aset Bank Jatim Capai Rp 101 Triliun

Triwulan III, Aset Bank Jatim Capai Rp 101 Triliun

Klikwarta.com, Jatim - Kinerja keuangan Bank Jatim Triwulan III Tahun 2021 menunjukkan pertumbuhan bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Year on Year / YoY). Berdasarkan kinerja September 2021, aset Bank Jatim tercatat Rp 101 Triliun atau tumbuh 23,05 persen. 

"Kemudian laba bersih tembus Rp 1,19 Triliun atau tumbuh 7,81 persen (YoY)," ujar Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman, Kamis (28/10).

Busrul menjelaskan, tahun 2021 masih menjadi tantangan bagi industri perbankan, pandemi Covid-19 gelombang kedua yang melanda membuat sektor bisnis kembali mengalami penurunan dan berdampak secara tidak langsung terhadap kinerja industri perbankan. Namun demikian, setelah situasi pandemi yang berangsur membaik, perekonomian Indonesia khususnya di Jawa Timur menunjukkan pertumbuhan positif setelah sebelumnya terkena dampak pandemi. 

"Kami bersyukur, saat pandemi, Bank Jatim masih mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya (YoY)," katanya.

Busrul menjelaskan, selama semester I 2021, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Jatim mencatatkan pertumbuhan 23,45 pertumbuhan (YoY)  sebanyak Rp 86,13 Triliun. Selain itu juga mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif yaitu tumbuh 6,57 persen (YoY) atau sebesar Rp 43,04 Triliun. 


"Pertumbuhan kredit pada sektor UMKM menjadi penyumbang tertinggi yaitu tumbuh 13,32 persen (YoY) atau tercatat Rp 7,32 Triliun," jelasnya.

Kemudian pertumbuhan kredit komersial juga tumbuh 10,83 persen atau tercatat Rp 11,10 Triliun. Sedangkan kredit pada sektor konsumsi yang tumbuh 2,97 persen atau tercatat Rp 24,62 Triliun. Komposisi rasio keuangan bankjatim periode September 2021 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 18,17 persen, Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,09 persen, dan Return On Asset (ROA) 2,22 persen. 

"Selama pandemi, kami (Bank Jatim) juga berperan dalam upaya penanggulangan dampak pandemi dengan menyalurkan Corporate Sosial Responsibility (CSR). Selain itu juga aktif berpartisipasi dalam mendukung program yang dicanangkan oleh Pemerintah melalui restrukturisasi kredit," tuturnya.

Busrul mengatakan sampai dengan September 2021, pihaknya telah melakukan restrukturisasi kredit sebesar Rp 2,8 Triliun atau 6,50 persen dari total penyaluran kredit Bank Jatim. Ia menambahkan pada masa pandemi Covid-19, Bank Jatim menghadirkan inovasi layanan digital yang diberi nama JConnect, sebuah branding digital Banking yang mencerminkan transformasi digital dengan semangat mengkoneksikan semua kebutuhan dan kemudahan akan akses layanan perbankan. 

"Dengan hadirnya aplikasi ini, pengguna layanan digital Bank Jatim mengalami peningkatan yang cukup signifikan," tambahnya.

Menurutnya dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya (YoY), pengguna mobile banking mengalami pertumbuhan sebesar 49,8 persen (YoY). Sedangkan pengguna sms banking dan internet banking juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 34,4 persen dan 39,6 persen (YoY).

 "Tingginya angka pertumbuhan pengguna e-channel bankjatim menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital Bank Jatim semakin meningkat. Melalui produk-produk layanan digital, Bank Jatim memberikan solusi kepada nasabah dan masyarakat yang sedang berada di rumah dalam mendukung pencegahan penyebaran virus Covid-19," pungkasnya.

Berita Terkait