Ajang Pustaka Sastra, Upaya Pengenalan Sejarah melalui Bedah Buku dan Pertunjukan Teatrikal

Kamis, 13/10/2022 - 01:43
Seniman dari Sanggar Kemasan Surakarta saat menampilkan pertunjukan teatrikal tentang sejarah perpindahan Keraton Kartasura ke Surakarta dalam acara Ajang Pustaka Sastra, Rabu (12/10/2022).

Seniman dari Sanggar Kemasan Surakarta saat menampilkan pertunjukan teatrikal tentang sejarah perpindahan Keraton Kartasura ke Surakarta dalam acara Ajang Pustaka Sastra, Rabu (12/10/2022).

Klikwarta.com, Solo - Upaya pengenalan sejarah dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta melalui penyelenggaraan Ajang Pustaka Sastra yang digelar pada Rabu (12/10/2022).

Acara itu dirangkai dengan berbagai kegiatan yang meliputi keliling tempat bersejarah di Kampung Laweyan serta bedah buku berjudul Sri Radya Laksana bersama narasumber KGPH Dipokusumo dan Titis Srimuda Pitana, dengan dimoderatori Totok Yasmiran.

Dalam acara bedah buku tersebut, KGPH Dipokusumo menjabarkan tentang proses penentuan perpindahan Keraton Kartasura ke Surakarta yang diawali dengan survey lokasi. 

Dijelaskannya, Surakarta yang juga dikenal dengan sebutan Kota Solo, dipilih berdasarkan berbagai pertimbangan, baik dari segi geografis maupun politis.

Secara geografis, Surakarta atau Solo dipilih karena merupakan daerah yang subur serta mempunyai jalur perdagangan yang strategis dan ramai. Sedangkan dari segi politis, Solo dipilih karena dekat dengan bekas Keraton Kartasura.

Sementara, Titis Srimuda Pitana menerangkan dari sudut pandang atau segi spiritual tentang serat Sri Radya Laksana dari tahap pemilihan lokasi, pembangunan keraton baru hingga proses perpindahan dari Keraton Kartasura ke Surakarta.

Tak kurang dari 50 mahasiswa dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Slamet Riyadi (Unisri) dan Akademi Seni Mangkunegaran (ASGA) Surakarta, antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Sejalan dengan materi bedah buku berjudul Sri Radya Laksana, ditampilkan pula pertunjukan teatrikal dengan iringan musik tradisional karawitan oleh Sanggar Kemasan Surakarta di Pendopo Sasono Krido Mangkubumen. 

Pertunjukan teatrikal oleh Sanggar Kemasan Surakarta tersebut sekaligus menutup acara Ajang Pustaka Sastra.

Kepala Bidang Pembinaan Sejarah dan Pelestarian Cagar Budaya, Sukono, mengatakan bahwa penyelenggaraan Ajang Pustaka Sastra merupakan salah satu upaya pelestarian terhadap kebudayaan yang ada di Kota Bengawan.

"Harapan kami dengan adanya Ajang Pustaka Sastra, menjadi upaya untuk melestarikan budaya dan cagar budaya di Kota Solo," tandasnya

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Berita Terkait