Akibat Abrasi, 41 Makam di Padang Guci Dibongkar

Pembongkaran makam untuk dipindahkan
Pembongkaran makam untuk dipindahkan
Kominfo Mukomuko
Polda-SMSI Bengkulu.
Polda Bengkulu

Klikwarta.com, Kaur - Kawasan Desa Ulak Agung, Kecamatan Padang Guci Hilir Kabupaten Kaur saat ini menghadapi ancaman masalah abrasi yang cukup serius. Puluhan hektar kebun dilaporkan warga terkena dampak luapan air sungai Padang Guci akibat curah hujan deras yang melanda. Bahkan sebanyak 41 makam terpaksa dibongkar untuk dipindahkan.

Dalam membongkar makam untuk dipindahkan, warga dibantu bhabinkamtibmas.

ss

Pjs Kepala Desa Ulak Agung, Hengki mengatakan desanya terancam terendam air sungai. Hal ini karena jarak sungai dengan pemukiman warga hanya sekitar 150 meter. 

"Warga kami sangat khawatir, karena jika curah hujan semakin tinggi, maka kemungkinan air sungai yang meluap akan merendam desa kami", ungkapnya, Rabu (05/12).

Saat ini, kata Hengki, beberapa hektar kebun sawit mulai rusak akibat abrasi. Selain itu 41 makam juga dibongkar dan dipindahkan.

"Saya sudah mengimbau warga untuk tidak panik dan tetap waspada. Sebenarnya kita juga sudah mengajukan proposal pengajuan bronjong ke pemerintah daerah, namun belum ada realisasi. Kendati demikian, kami tetap sabar, semoga pemda cepat memberikan perhatian, karena dana yang dibutuhkan cukup besar", tandasnya. (Sulek)

Dibaca: 23 kali

Related News