Pesantren Kilat dan Bukber SMPN 31 Kaur: Bulan Ramadan Menjaga Hati dan Lisan

Jumat, 13/03/2026 - 23:24
Pesantren Kilat dan Bukber SMPN 31 Kaur

Pesantren Kilat dan Bukber SMPN 31 Kaur

Klikwarta.com, Kaur – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 31 Kabupaten Kaur sukses menggelar rangkaian kegiatan Safari Ramadan bertajuk "Bulan Ramadhan, Menjaga Hati dan Lisan" pada Jumat (13/03/2026). Acara yang menyatukan tiga komponen utama yaitu pesantren kilat, program Bina Remaja Usia Sekolah (BRUS), dan buka bersama (bukber) ini diharapkan mempererat silaturahmi serta mengokohkan nilai-nilai keislaman di antara seluruh siswa dan Dewan Guru.
 
Kepala Sekolah, Ujang Alpian, S.Pd, dalam amanat pembukaan kegiatan menekankan bahwa ibadah puasa di bulan Ramadhan tidak sebatas menahan lapar dan dahaga semata. "Bulan suci ini adalah kesempatan emas bagi kita semua untuk melatih diri dalam mengendalikan hati dari prasangka serta pikiran negatif, sekaligus menjaga lisan dari ujaran yang tidak bermanfaat, fitnah, dan kata-kata yang berpotensi menyakiti orang lain," ujarnya.

KAUR

Kegiatan Bina Remaja Usia Sekolah (BRUS) menjadi bagian penting dalam rangkaian pesantren kilat kali ini, yang khusus dirancang untuk membina karakter dan pemahaman agama pada siswa. BRUS menghadirkan materi edukatif berjudul "Mengenal Diri Sendiri dalam Islam" yang disampaikan oleh narasumber ahli, Wika Laria Nika, S.H. Menjelaskan tentang pentingnya pemahaman diri sebagai makhluk Allah SWT, mulai dari mengenali potensi diri, tugas dan tanggung jawab sebagai muslim, hingga mengembangkan kesadaran beragama yang dapat diwujudkan dalam perilaku sehari-hari yang sesuai dengan ajaran Islam.

Selanjutnya, dalam sesi tausiyah yang menyertai acara bukber, Agus Supianto, S.Pd.I, menyampaikan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyatakan bahwa menjaga hati dan lisan merupakan bentuk ibadah yang sama pentingnya dengan menjalankan ibadah rukun Islam lainnya, karena kedua hal tersebut berperan besar dalam menciptakan keharmonisan dalam lingkungan sekolah dan masyarakat luas.
 
Acara yang diikuti oleh puluhan siswa dan Dewan Guru ini dijalankan secara terstruktur dan berurutan, dimulai dari acara Buka Bersama yang penuh keakraban, kemudian dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah yang memperkuat kebersamaan, serta diakhiri dengan pembahasan keagamaan yang kaitannya dengan tema acara. (Sl)

Berita Terkait