Salah Seorang Ibu Rumah Tangga di Singkil Rina Saat Sedang Menjalani Usaha Menjahit Dirumahnya
Klikwarta.com, Aceh Singkil - Dengan memanfaatkan ruangan tamu rumah ukuran kurang lebih 3 x 4 meter, terlihat seorang ibu rumah tangga sedang bertarung berjuang hidup membantu perekonomian keluarga ditengah pandemi Covid-19 ini.
Seorang wanita paruh baya, Rina (42), yang berprofesi sebagai penjahit pakaian sudah mulai digelutinya sejak belum berumah tangga sekitar tahun 1990 an hingga kini masih terus tetap bertahan.
Kendati kondisi pandemi covid-19 melanda, ibu tiga anak ini tetap harus gigih dalam melakoni pekerjaannya membantu perekonomian keluarga ditengah masa pandemi ini mengaku, anak sulungnya saat ini sedang mulai mengenyam pendidikan di salah satu perguruan tinggi yang ada di Provinsi Sumatera Utara.
“Biar ada virus corona sebagai ibu rumah tangga kita harus ikut andil membantu ekonomi keluarga ditengah masa pandemi ini, yang mengaku sang suami yang berprofesi sebagai buruh harian lepas", ucap Rina salah seorang wanita paruh baya, Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Jum'at (27/8/2021).
Menurutnya, kondisi pandemi covid-19 ini memang sangat berpengaruh pada pendapatan para penjahit. Disamping ekonomi yang merosot, banyak orang-orang masih takut dan enggan datang untuk menempahkan jahitan pakaiannya.
Dia juga mengaku, di awal-awal pandemi covid-19 pendapatan dari jahitannya jauh menurun dari biasanya.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Ia bersama sang suami harus pandai-pandai dan berusaha keras dengan memanfaatkan pendapatan yang minim dan bantuan dari pemerintah.
Jika sebelum pandemi dirinya bisa mendapatkan orderan pakaian, gorden, yang lumayan dari pelanggan, sekarang semakin berkurang bahkan dalam sehari terkadang tidak ada pelanggan sama sekali.
“Kalau dulu sebelum pandemi covid-19 melanda, banyak mahasiswa dan siswa sekolah yang sering menjahitkan pakaian seragam dan berbagai pakaian lainnya, sekarang bisa dikatakan sudah tidak ada lagi", ujarnya.
Meskipun dengan pendapatannya yang tidak menentu seperti ini, Ia tetap bersyukur karena masih bisa memenuhi semua kebutuhan sehari-hari keluarganya termasuk membantu biaya pendidikan anaknya dengan mengharapkan pelanggan ibu-ibu rumah tangga sekitarnya saja.
Baginya kesehatan adalah yang terpenting, apalagi dimasa pandemi Covid-19 seperti ini, dengan mematuhi anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan Covid-19 adalah kewajiban semua orang termasuk dirinya.
Dia pun berharap corona virus ini segera berakhir, masyarakat bisa beraktifitas seperti biasanya, anak sekolah bisa sekolah lagi, mahasiswa bisa kuliah langsung dikampusnya dan kita para penjahit kembali mendapatkan orderan menjahit lagi, harapnya.
(Pewarta : Er)








