Cegah Wabah Covid-19, Bupati Blitar Pimpin Penyemprotan Disinfektan di Sejumlah Tempat Ibadah

Kamis, 19/03/2020 - 11:29
Bupati Rijanto (baju cokelat) saat memimpin aksi penyemprotan Disinfektan di Masjid
Bupati Rijanto (baju cokelat) saat memimpin aksi penyemprotan Disinfektan di Masjid

Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Bupati Blitar Rijanto memimpin aksi penyemprotan cairan Disinfektan di beberapa tempat ibadah di sejumlah wilayah kabupaten Blitar, Kamis (19/03/2020).

Didampingi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kapolres Blitar, Dandim 0808/Blitar, Danyon 511, Muspika kecamatan setempat, hingga tim medis serta petugas penyemprotan Disinfektan, Bupati Rijanto menunaikan tugasnya demi menjamin keamanan dan kesehatan lingkungan tempat peribadatan untuk masyarakat nantinya ketika beribadah.

Bupati Rijanto beserta rombongan mengawali penyemprotan Disinfektan di Pura Prababuwana, dan dilanjutkan ke masjid-masjid serta Gereja di kecamatan Talun dan Wlingi.   

"Semua upaya tetap kita lakukan. Mengajak masyarakat untuk selalu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat melalui mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Kemudian sementara ini kurangi aktivitas yang sifatnya berkumpul massa yang banyak," tuturnya.

Merespon penutupan sementara tempat pariwisata seperti daerah-daerah lain yang sudah menerapkan itu, Bupati Rijanto mengaku belum memikirkan untuk menjalankan penutupan sementara lokasi pariwisata untuk meminimalisir mewabahnya pandemi Covid-19.

"Sampai detik ini saya belum punya fikiran kearah sana, tetapi dari teman-teman pengelola wisata sudah kita beri arahan kita dampingi untuk betul-betul menjaga lokasi wisata bisa memproteksi para pengunjung dengan penyediaan Hand Sanitizer," katanya. 

Saat ini, lanjut dia, pihaknya juga menugaskan sejumlah tim medis untuk menyemprotkan cairan Disinfektan ke sekolah-sekolah di kabupaten Blitar. 

Mengingat aktivitas belajar mengajar di sekolah dibebaskan sejak 16 Maret hingga 29 Maret 2020 mendatang, ia meminta penyemprotan Disinfektan di sekolah rampung sebelum aktivitas belajar mengajar di sekolah kembali aktif.

"Ini sekarang ada TK yang kita semprot. Jadi mana yang bisa kita jangkau ya kita jangkau. Karena luasnya kabupaten Blitar kan 1.500 kilometer persegi dan desanya berjumlah 248 desa. Makanya tanpa adanya kekompakan kita semua pihak kami tidak mungkin bisa. Tapi alhamdulillah semua tiga pilar kebawah mulai babhinsa, babhinkamtibmas bersama pemerintah solid dengan caranya masing-masing, untuk mencegah timbulnya wabah virus korona," paparnya.

(Faisal/Kmf/Adv)       

Related News

Loading...

pers

loading...