Ciptakan Wirausaha Muda, Bupati Blitar Serahkan Alat Pelatihan Potong Rambut dan Barista

Selasa, 29/11/2022 - 16:17
Bupati Blitar Rini Syarifah Berikan Alat Pelatihan Potong Rambut kepada Pemuda Karang Taruna di Kabupaten Blitar (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)
Bupati Blitar Rini Syarifah Berikan Alat Pelatihan Potong Rambut kepada Pemuda Karang Taruna di Kabupaten Blitar (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Bupati Blitar Rini Syarifah secara simbolis menyerahkan alat pelatihan potong rambut dan alat barista (penyaji kopi) kepada pemuda Kabupaten Blitar yang menggeluti bidang potong rambut dan barista, Selasa (29/11/2022) di Pendopo Ronggo Hadinegoro.

Penyerahan alat pelatihan potong rambut dan barista ini disaksikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar beserta jajarannya, serta para undangan lainnya.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan mentor yang sampai hari ini masih bersemangat mengikuti pelatihan ini dimana telah mulai dilaksanakan minggu lalu. Tentu diharapkan seluruh peserta bisa memetik ilmunya dan segera mengaplikasikannya, karena pada kesempatan ini diberikan peralatan potong rambut dan alat pelatihan barista," ucap Bupati Rini.

Rini mendorong semangat semua penerima bantuan alat pelatihan potong rambut dan barista ini untuk berwirausaha atau menekuni ekonomi produktif. Dengan berwirausaha otomatis membuka peluang kerja bagi yang lain, termasuk bisa memberikan kas rutin pada karang taruna masing-masing.

Ia mengatakan, karang taruna harus produktif, menghasilkan karya dan pendapatan. Bukan sekadar rame-rame dalam sebuah kegiatan seremonial. Namun harus lebih pada pemberdayaan ekonomi. Apalagi saat ini, telah didukung dengan kecanggihan teknologi informasi.

"Gunakan platform-platform digital untuk promosi produk saudara. Saya optimis, jika ada kesungguhan, kolaborasi dan inovasi, usaha yang saudara-saudara rintis akan terus berkembang," tuturnya.

Rini menjelaskan, kegiatan pelatihan dan pemberian alat potong rambut dan barista ini bukan tanpa ada alasan yang jelas. Ia melihat, usaha potong rambut atau barbershop telah menjamur dan harus bisa mengikuti trend model rambut kekinian. Namun demikian harus tetap fokus dengan buat perencanaan usaha yang bagus dan berani mengambil resiko.

Termasuk barista atau penyaji kopi, juga telah banyak bermunculan dengan konsep outdoor maupun indoor. Tetap harus punya ciri atau cita rasa yang khas sebagai warung atau cafe kopi. Sehingga bisa dibandingkan dengan warung atau café lainnya.

"Lebih keren lagi kalau keduanya berkolaborasi jadi sambil antri potong rambut, ngopi biar tidak jenuh, sekalian cari inspirasi. Saya tahu, masih ada karang taruna di wilayah kita ini yang belum bisa aktif. Sehingga melalui kesempatan ini, tolong disampaikan kepada seluruh anggota karang taruna agar bersemangat lagi menghidupkan program kegiatannya yang tentunya harus selaras dengan program kegiatan Pemerintah Kabupaten Blitar," jelasnya.

"Untuk itu sekali lagi perlu tetap berkolaborasi agar hasil yang dicapai bisa sesuai harapan. Keroyok bareng-bareng potensi yang ada. Kita semua membutuhkan orang yang akan memberikan kita umpan balik. Begitulah caranya kita dapat berkembang. Dan sejak awal kesuksesan kita sangat dilandasi oleh kemitraan. Untuk itu mari untuk saling menginspirasi, bukan berkompetisi," tutupnya.

 

(Pewarta : Faisal NR)

Related News