MDPJ Tahun Anggaran 2024 Desa Bandung Baru
Klikwarta.com, Kepahiang - Bertempat di balai desa Bandung Baru Kecamatan Kabawetan. Jum'at 27 Desember 2024 telah di Gelar Musyawarah Desa Pertanggung jawaban (MDPJ). Acara di hadiri Camat Kabawetan, Kapolsek Kabawetan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Dinas PMD Kabupaten Kepahiang, Tenaga Ahli Kabupaten, Pendamping Desa, Pendamping Kecamatan, BPD dan Anggota, seluruh Aparatur Perangkat desa dan jajaran, seluruh kader , serta perwakilan Masyarakat desa Bandung Baru.
Dijelas kan Kepala Desa (Kades) Bandung Baru Muhson. Setelah menyelesaikan pekerjaan di tahun 2024 ini baik infrastruktur atau pun sub bidang lain dalam APBDes. Pemerintah desa menggelar MDPJ. Beberapa item Pekerjaan fisik di tahun 2024 yang telah di kerjakan berupa Rabat beton dan Drainase.

"Selain pekerjaan fisik ada juga non fisik. Untuk pekerjaan fisik nya ada 2 item pekerjaan di desa Bandung Baru yang telah di realisasikan, di antara nya Jalan Rabat beton 3 titik dan Drainase", jelas Muhson.
Lanjut Kades Muhson, MDPJ ini merupakan kegiatan Ahir tahun yang mana setiap desa wajib untuk melaksanakan nya. Dalam kegiatan MDPJ ini, apa saja yang telah di kerjakan di tahun 2024 ini akan di serah kan langsung kepada Masyarakat desa melalui Badan Permusyawarahan Desa (BPD).
"Pekerjaan yang telah di realisasikan akan di serah kan kepada masyarakat melalui BPD dan Kami berharap nanti nya pekerjaan fisik yang ada di desa Bandung Baru agar sama - sama di rawat dan di jaga," harap Muhson.

Terpisah Camat Kabawetan Yunanto Budi Nugroho. S. Hut melalui Kasi PMD Kecamatan Kabawetan Ana Nurul Aini. SE, menjelaskan, semoga di tahun 2025 agar tahapan - tahapan dalam APBDes pekerjaan cepet di selesaikan agar nanti nya tahapan pekerjaan yang ada di desa tidak terhambat dan sesuai dengan Waktu yang telah di tentukan.
"Seperti di ketahui banyak sekali kendala - kendala yang di hadapi oleh desa saat ini seperti cuaca Hujan dan lain sebagainya, sehingga kedepan di tahun 2025 kami dari pihak Kecamatan Kabawetan berharap untuk lebih antusias dalam menghadapi hal - hal yang bisa menghambat pekerjaan yang ada di desa," pungkas Ana Nurul Aini.
Pewarta : Dwi Markusno/ADV








