Diduga Rampas Kamera Wartawan, Kepala Tukang Diadukan ke Polda Bengkulu

AR saat melapor ke Polda Bengkulu
AR saat melapor ke Polda Bengkulu
KPU Mukomuko
Polda Bengkulu

Klikwarta.com - Diduga merampas sebuah kamera wartawan salah satu media online di Bengkulu, seorang kepala tukang inisial RD dilaporkan ke Polda Bengkulu, Rabu (08/08/2018).

Informasi terhimpun, kejadian bermula saat wartawan inisial AR sedang melakukan peliputan pembangunan gedung bulu tangkis di Sport Center Pantai Panjang, Kota Bengkulu. Berdasarkan keterangan AR dalam laporannya di Polda Bengkulu, saat meliput tiba-tiba dirinya di tegur oleh RD, dan sempat merapas kamera yang sedang di bawa AR. 

Atas kejadian ini, AR merasa dirugikan dan tidak terima dengan perlakuan RD. Sehingga sekitar pukul 16.00 WIB secara resmi AR melapor ke Polda Bengkulu atas perkara perampasan kamera dengan nomor LP-B/813/VIII/2018 SPKT III.

Pimpinan umum media online yang bersangkutan saat ditemui mendampingi AR untuk berlangsungnya proses laporan hukum, Zetriansyah mengatakan, dirinya sudah menkonfirmasi kejadian ini pada ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bengkulu untuk melaporkan kejadian hal tersebut ke pihak Polda Bengkulu. 

"Mengapa kami mengambil tindakan hukum. Untuk pelajaran kedepan khususnya pada penyelenggara negara apakah itu kepala dinas, walikota dan lain-lain. Agar profesi wartawan media online tidak di pandang sebelah mata, karena ini juga menjadi kegiatan jurnalistik dalam UUD Pers No 40 tahun 1999," kata Zetriansyah.

Lanjutnya menjelaskan, setiap orang yang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang dapat menghambat atau menghalangi ketentuan pasal 4 ayat 2 dan ayat 3, terkait menghalang-halangi upaya media untuk mencari dan mengolah informasi, dapat dipidana dalam pidana kurungan penjara selama 2 tahun atau denda paling banyak 500 juta rupiah. (Ferdi)

Dibaca: 51 kali
mendes

 

Related News

prov