Suasana Rumah Dinas Walikota Blitar Tampak Dari Halaman Depan, Petugas Kepolisian Juga Terlihat Seusai Melakukan Olah TKP (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)
Klikwarta.com, Kota Blitar - Kepolisian Resort Blitar Kota bersama tim Polda Jawa Timur telah merampungkan olah TKP di Rumah Dinas (Rumdin) Walikota Blitar terkait peristiwa perampokan.
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan olah TKP sekira pukul 17.00 WIB dan garis polisi juga sudah dicabut. Ada tujuh saksi yang telah diperiksa untuk penggalian informasi pemeriksaan lebih lanjut.
"Saat ini kami sudah melakukan pendalaman tambahan pemeriksaan saksi lainnya dan ada tujuh saksi yang dilakukan pemeriksaan. Kemudian untuk lain-lainnya terkait penyidikan kami belum bisa menyampaikan proses apakah bagaimana terkait pelaku dan sebagainya, tapi mudah-mudahan bisa segera kami update," ucap Argowiyono, Senin (12/12/2022).
"Ciri-cirinya (pelaku) kalau secara detail belum bisa kami sampaikan. Tapi yang pasti polisi sudah melakukan pemetaan dan olahan proses ini belum bisa kami sampaikan," sambungnya.
Argowiyono memastikan aparat kepolisian sudah menarik data-data dari kominfo dan saat ini tengah dalam proses pengolahan. Perihal uang tunai senilai 400 juta yang dibawa kabur perampok, Argowiyono mengatakan itu uang milik pribadi Walikota Blitar Santoso.
"Beliau (Santoso) masih shock ya tapi sudah bisa diajak komunikasi dengan baik," tukasnya.
Pasca peristiwa perampokan di Rumdin Walikota Blitar, pihaknya menggencarkan patroli di seluruh wilayah Kota Blitar ditambah personil dari TNI Kodim 0808/Blitar. Ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan di wilayah hukum Polres Blitar Kota.
(Pewarta : Faisal NR)








