Juara Kelas Indonesia: Wadah Murid Indonesia Asah Literasi, Numerasi, dan Karakter

Jumat, 23/10/2026 - 16:24
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq,

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq,

Klikwarta.com, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Dasar bekerja sama dengan Garuda TV dan Educourse menyelenggarakan kompetisi cerdas cermat tingkat nasional bertajuk Juara Kelas Indonesia. Kompetisi ini menjadi wadah bagi murid untuk mengasah kemampuan literasi, numerasi, dan berpikir kritis sekaligus mengembangkan karakter melalui pengalaman belajar yang edukatif dan menyenangkan.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, mengapresiasi penyelenggaraan Juara Kelas Indonesia yang memadukan unsur edukasi, kompetisi, dan rekreasi. Menurutnya, pendekatan tersebut sejalan dengan semangat pembelajaran mendalam (Deep Learning). Untuk itu, diharapkan kompetisi ini tidak hanya menekankan penguasaan materi, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi dan berpikir kritis murid.

“Diharapkan adik-adik yang mengikuti lomba ini bisa cerdas secara literasi, jago secara numerasi, dan kuat secara karakter. Saya kira, itu tiga kunci keberhasilan adik-adik mengikuti kegiatan Juara Kelas Indonesia ini,” ujar Wamen Fajar di Jakarta, Rabu (21/10).

Lebih lanjut, Wamen Fajar juga mengingatkan para peserta untuk menjunjung tinggi kejujuran dan menikmati proses kompetisi. Semangat tersebut sejalan dengan tagline Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kemendikdasmen, yaitu Jujur dan Gembira. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan hingga tingkat nasional merupakan pencapaian yang patut dibanggakan.

“Saya harap adik-adik menjalani lomba ini juga dengan semangat jujur dan gembira. Apa pun hasilnya, adik-adik sudah sampai ke level nasional. Pada dasarnya, adik-adik adalah para juara,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Moch. Salim Somad, menjelaskan bahwa penguatan literasi, numerasi, dan karakter perlu dilakukan secara merata dan tepat sasaran. Ketiganya menjadi fondasi penting agar murid mampu berpikir kritis, memecahkan masalah, dan berkembang menjadi pribadi yang cakap.

Kompetisi Juara Kelas Indonesia telah melalui tahapan seleksi yang menjaring peserta dari berbagai daerah. Dari total 8.822 pendaftar, dilanjutkan dengan proses verifikasi dan validasi oleh unit pelaksana teknis (UPT) Kemendikdasmen menghasilkan 7.292 peserta. Seleksi tahap pertama melalui tes berbasis komputer (_computer-based test_/CBT) kemudian menetapkan 150 sekolah yang mewakili 38 provinsi. Kompetisi berlanjut ke tahap regional di 10 titik hingga terpilih 10 sekolah yang mengikuti babak nasional.

Salim berpesan agar peserta tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal teman-teman dari berbagai daerah, memahami keberagaman budaya, dan menikmati proses belajar. Pengalaman berkompetisi diharapkan dapat membentuk murid yang hebat, cerdas, dan berkarakter.

“Adik-adik ini akan menjadi Leaders of Tomorrow, pemimpin masa depan yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Selamat berkompetisi, jadilah bintang-bintang yang akan menyinari negeri hari ini,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda TV, Fahmi Muhamad Anwari, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Melalui Juara Kelas Indonesia, Garuda TV ingin menghadirkan ruang bagi murid untuk belajar, berkompetisi, mengembangkan kemampuan, dan membangun kepercayaan diri, sekaligus menunjukkan bahwa prestasi dapat lahir dari sekolah dan daerah mana pun.

Menurut Fahmi, setiap anak memiliki potensi untuk menjadi juara. Predikat juara tidak hanya ditentukan oleh nilai tertinggi, tetapi juga oleh kemauan untuk belajar, keberanian mencoba, kemampuan bekerja sama, karakter yang baik, dan ketangguhan menghadapi tantangan. Diharapkan program Juara Kelas ini dapat menumbuhkan semangat, memupuk semangat dalam satu panggung, untuk menyemarakkan dunia pendidikan, khususnya di layar televisi Indonesia saat ini.

“Semoga dari program ini lahir lebih banyak anak-anak Indonesia yang berani bermimpi, berani berprestasi, dan berani menjadi bagian dari masa depan bangsa. Kami percaya Indonesia tidak pernah kekurangan anak-anak hebat, yang kita perlukan adalah lebih banyak ruang untuk mereka bersinar. Melalui Garuda TV, kami berkomitmen untuk menghadirkan ruang melalui Juara Kelas Indonesia,” pungkasnya. (**) 

Berita Terkait