Warga Keluhkan aliran listrik yang hidup-mati di Aceh Singkil
Klikwarta.com, Singkil - Warga di Ibu Kota Kabupaten Aceh Singkil mengeluhkan aliran listrik yang hidup-mati sejak beberapa hari terakhir.
Kondisi itu turut berdampak pada jaringan internet dan sinyal ponsel yang timbul tenggelam, membuat komunikasi warga terganggu.
"Sejak banjir melanda, sinyal ponsel buruk. Ditambah listrik PLN padam dan air PDAM juga tak mengalir," kata salah seorang warga, Iwan, Selasa (2/12/2025).
Gangguan layanan dasar ini terjadi setelah Aceh Singkil dilanda banjir besar dalam sepekan terakhir.
Hal tersebut juga dikeluhkan warga Singkil lainnya Ani mengatakan, kendati tanda sinyal muncul tidak menjadi jaminan bahwa koneksi akan lancar. Ia sempat mencoba menelpon saat sinyal muncul, namun tetap tidak bisa.
Begitu juga dengan pelayanan arus listrik PLN Singkil, ditengah kondisi masyarakat ibukota Aceh Singkil pasca dilanda banjir, pemadaman listrik pun tidak menentu. "Terkadang hidup, terkadang mati",
Penderitaan warga ditambah lagi dengan, kesulitan mendapatkan air bersih. Karena pemadaman tersebut diikuti dengan tidak menggalirnya air PDAM Tirta Singkil.
Sejumlah wilayah sempat terisolasi karena tingginya genangan air dan putusnya akses jalan.
Ribuan keluarga terpaksa mengungsi, sementara aktivitas pelayanan publik ikut terganggu.
Meski air sudah mulai surut sejak dua hari terakhir, proses pemulihan infrastruktur belum sepenuhnya berjalan normal.
Beberapa lokasi gardu listrik dilaporkan terendam saat puncak banjir, sementara jaringan telekomunikasi mengalami penurunan kualitas akibat gangguan perangkat dan tingginya beban trafik.
Warga berharap PLN, PDAM, dan provider telekomunikasi mempercepat perbaikan. Mereka menilai pemulihan layanan dasar sangat mendesak agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan.
Pewarta: Erwan








