Penyerahan senjata sukarela warga
Klikwarta.com, Belu, NTT – Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Nunura kembali menunjukkan keberhasilan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan. Pada Kamis (23/04/2026), seorang warga Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu secara sukarela menyerahkan 1 (satu) pucuk senjata api rakitan kepada personel Pos Nunura. Penyerahan tersebut merupakan hasil dari rangkaian komunikasi sosial yang dibangun melalui kegiatan pelayanan kesehatan di masyarakat.
Kegiatan bermula dari pelaksanaan Posyandu di Desa Tohe yang diisi dengan pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, pemberian asupan gizi, serta penyuluhan kesehatan. Interaksi yang hangat antara personel dengan warga menumbuhkan kepercayaan, hingga akhirnya membuka komunikasi lebih dalam dengan salah satu keluarga yang menyimpan senjata api rakitan sebagai warisan lama. Melalui anjangsana dan pendekatan persuasif yang dilakukan secara bertahap, warga mulai menyadari potensi bahaya dari kepemilikan senjata tersebut.
Setelah melalui proses komunikasi yang intens dan humanis, pada akhirnya warga berinisial TN (43) dengan kesadaran penuh menyerahkan senjata api rakitan tanpa amunisi kepada personel Pos Nunura.
Senjata tersebut kemudian diamankan sesuai prosedur yang berlaku. Selain itu, personel juga memberikan penyuluhan hukum terkait kepemilikan senjata api ilegal serta mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Danpos Nunura Letda Arm David Partogi Sagala menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari pendekatan teritorial yang mengedepankan kepercayaan dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami hadir tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Melalui pendekatan humanis, kami ingin membangun rasa aman dan kepercayaan sehingga masyarakat tidak ragu untuk bekerja sama demi kebaikan bersama,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa langkah ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat mampu menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah perbatasan.
(Kontributor : Arif)








