Gubernur Ridwan Mukti saat memberi sambutan dalam paripurna istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bengkulu Selatan, Rabu (08/03/2017)
Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Kemiskinan di Bengkulu bukanlah dipicu oleh tingginya pengangguran. Sebab, angka pengangguran di Provinsi Bengkulu tidak sampai 3,5 persen atau lebih rendah dari rerata nasional sebesar 6 persen. Demikian disampaikan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti beberapa waktu lalu.
Gubernur mengatakan kemiskinan di Bengkulu disebabkan karena infrastruktur yang tidak memadai. Berdasarkan data yang diperoleh, 48 persen Wilayah di Bengkulu belum memiliki jalan aspal, jembatan, dan listrik. Masih banyak jalanan berlumpur di gunung-gunung, listrik sering mati dan jembatan masih banyak yang pakai pohon kelapa.
Hal tersebut menurut Gubernur, menjadi hambatan produktivitas warga Bengkulu. Untuk itu, pembangunan Infrastruktur adalah kunci untuk mengentaskan kemiskinan di Bengkulu.
Dalam hal ini, Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti bersama seluruh kepala daerah di Kabupaten/Kota membulatkan tekat untuk menjalankan pembangunan infrastruktur dasar yang menjadi salah satu penyebab tingginya angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu.
“Kami akan mendukung pemerintah kabupaten/kota dalam menjalankan program-program strategis dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Gubernur, saat menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bengkulu Selatan, Rabu (08/03/2017) kemarin.
Gubernur berharap, semua lapisan masyarakat bersama pemerintah bersinergi bahu membahu satu visi untuk mengentaskan kemiskinan ini.
Seperti diketahui, Bengkulu telah menargetkan diri sebagai destinasi pariwisata favorit nasional pada 2020. Untuk itu, problema utama pengentasan kemiskinan di Bengkulu ini harus segera teratasi. Sebab, tingkat kemiskinan di Bengkulu mencapai 18 persen, alias melampaui rata-rata nasional sebesar 10,5 persen. Bahkan, ada beberapa daerah di Bengkulu tingkat kemiskinannya menembus 24 persen. (LJ)








