Banner bertuliskan protes kepada PT Minas/Mekar Sampurna yang dipasang vendor lokal di sekitar lokasi lapangan atletik Cepu
Klikwarta.com, Blora - Vendor lokal yang mengerjakan pekerjaan pipa dan sipil di sumur gas NGU 1X di Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora Jawa Tengah, struktur lapangan gas Pertamina EP Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK) Zona 11 Regional 4 Bagian Timur Sub Holding Upstream Pertamina kembali melakukan protes.
Lantaran PT Minas dan Mekar Sampurna sebagai mainkon PT PDC (Patra Drilling Contractor) belum juga menyelesaikan sisa pembayaran instalasi pipa yang dikerjakan oleh vendor lokal senilai Rp1, 2 Miliar.
Dengan membentangkan banner di sekitar lapangan atletik Cepu dan di lokasi proyek, mereka menuntut agar PT Mekar Sampurna dan PT Minas segera menyelesaikan kekurangan pembayaran.
"Pekerjaan instalasi paping dan sipil sudah selesai Desember lalu. Tapi sampai saat ini pembayarannya belum juga diselesaikan. Padahal dokumen-dokumen dan berita acara pekerjaan kami lengkap dan sudah kami serahkan ke PT Minas dan Mekar Sampurna", kata Eko, perwakilan vendor lokal saat ditemui wartawan, Rabu (20/4/2022).
Sesuai perjanjian, lanjut Eko, seharusnya selesai pekerjaan harus segera dibayar. Bahkan dirinya juga sempat ke Jakarta bertemu dengan pihak PT Minas dan Mekar Sampurna. Kalau memang PDC belum menyelesaikan pembayaran ke PT Minas dan Mekar Sampurna harusnya segera ditagih. Tapi mereka tidak mau.
"Saat kami ajak demo, pihak PT Minas dan Mekar Sampurna tidak mau. Ini ada apa antara PDC dan PT Minas dan Mekar Sampurna? Kami disuruh nunggu keputusan dari PDC. Kan kami susah, sebagai vendor lokal merasa digantung. Bahkan pihak PT Minas dan Mekar Sampurna seolah-olah menjadi pahlawan dihadapan bos-bos Jakarta. Mereka mengklaim bisa mengkondisikan orang lokal", ujarnya.
Sementara itu, suite manajer PT Mekar Sampurna Sugiastono menjelaskan, dari PDC belum ada pembayaran dan keputusan pekerjaan tambahan.
"Sampai sekarang belum ada pembayaran baik kontrak pertama maupun pekerjaan tambahan. Yang jelas PT Mekar belum ada pembayaran ( PDC) dan nilainya juga belum diputuskan", kata dia, saat dihubungi wartawan, Kamis (21/4/2022).
Untuk diketahui, gas dari lapangan NGU 1X dialirkan melalui pipa pipa gas sepanjang 4 kilometer (km) menuju Mother Station Compressed Natural Gas (CNG) dengan kapasitas produksi 3,5 MMSCFD (Millions Standard Cubic Feet per Day). Infrastruktur ini dibangun oleh PT Pertamina Gas (Pertagas) yang berada di bawah PT Perusahaan Gas Negara Tbk.
Pewarta: Fajar








