Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si
Klikwarta.com, Semarang - Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., memimpin puncak peringatan Hari Juang TNI AD ke-79 dalam sebuah parade pasukan yang digelar megah di Lapangan Pangsar Jenderal Besar Soedirman, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Minggu (15/12/2024).
Acara yang penuh kemeriahan ini tidak hanya menjadi momen mengenang perjuangan pahlawan, tetapi juga ajang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Peringatan tahun ini dirancang penuh semangat dengan berbagai kegiatan menarik yang berlangsung sejak awal Desember.
Doa bersama dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan menjadi pembuka, sementara puncaknya adalah upacara besar yang dihadiri ribuan masyarakat.
Parade pasukan dengan formasi memukau dan berbagai seragam TNI AD menjadi suguhan visual yang mengesankan, memberikan kebanggaan tersendiri bagi para penonton.
Salah satu momen yang paling dinanti adalah Joy Ride Panser, di mana masyarakat mendapatkan kesempatan langka untuk menaiki kendaraan Alutsista milik TNI AD.
Selain itu, ratusan gerai kuliner gratis yang tersedia di lokasi acara menambah suasana kegembiraan.
Hiburan rakyat berupa pertunjukan seni, donor darah, layanan kesehatan gratis, dan khitanan massal juga turut memeriahkan peringatan ini.
Tidak lupa, pemberian tali asih kepada masyarakat menjadi bukti nyata kedekatan TNI dengan rakyat.
Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran tokoh-tokoh seperti Forkopimda Jawa Tengah, mantan Pangdam IV/Diponegoro, Ketua Pepabri, Kasdam IV/Diponegoro, serta para pejabat dan komandan satuan di jajaran Kodam IV/Diponegoro. Hadir pula Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro beserta pengurus, memberikan dukungan penuh pada peringatan hari bersejarah ini.
Hari Juang TNI AD merupakan momen untuk mengenang pertempuran heroik Palagan Ambarawa, simbol perjuangan gigih mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah untuk memperkuat Kemanunggalan TNI dengan rakyat serta membangun kesadaran akan nilai-nilai sejarah bangsa.
Pewarta: Mualim








