Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 132 Orang, Arteria Soroti Indikasi Judi

Kamis, 13/10/2022 - 23:40
Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan, saat diwawancara di stadion Kanjuruhan, Malang.

Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan, saat diwawancara di stadion Kanjuruhan, Malang.

Klikwarta.com, Kabupaten Malang - Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan, berkunjung ke stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (13/10/2022).

Arteria mengatakan banyak hal yang perlu dicermati terkait tragedi yang menyebabkan 132 orang tewas itu. Salah satunya indikasi judi bola. 

"Banyak hal yang harus didalami dan dicermati atas tragedi ini, salah satunya terkait indikasi judi", kata Arteria kepada Wartawan.

Pasalnya, saat laga Arema FC VS Persebaya Surabaya, stadion Kanjuruhan penuh diisi oleh suporter Arema. Namun mengapa Arema bisa kalah dengan skor akhir 2-3.

"Aremania saat itu full ya, kemudian kok bisa kalah dengan skor akhir 2-3 itu", heran Arteria.

"Saya bukan katakan ini ada perjudian, tapi indikasi ini juga harus kita lihat dan digali sedalam-dalamnya, begitu juga soal penjualan tiket", ujarnya.

Menurut Arteria, Idealnya 80% tiket kapasitas stadion. Itupun harus melalui verifikasi terlebih dahulu. 

"Jadi kami akan melihat verifikasi yang dilakukan PSSI ini seperti apa, upaya-upaya mitigasinya seperti apa dan upaya antisipasinya seperti apa", tandas dia.

Lanjut Arteria, seharusnya panpel melakukan mitigasi. Artinya dengan kapasitas seperti itu seharusnya tiket dijual 80 persen saja sesuai antisipasi dan evaluasi (anev). Hal ini sebagaimana aturan FIFA dan sudah di jelaskan seperti itu.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, kedatangan beberapa anggota komisi III DPR RI ke Kepanjen Kabupaten Malang, atas permintaan warga Malang Raya. Terutama Aremania di seluruh Indonesia. Tujuannya dalam rangka investigasi tragedi yang terjadi di stadion Kanjuruhan.

"Jadi kedatangan kami ke Kanjuruhan ingin mencari kebenaran atas fakta. Kami ingin fakta sebenarnya seperti apa, kemudian bagaimana kepastian hukum pihak-pihak terkait", tutur pria kelahiran 1975 silam itu.

Bertolak dari hal di atas, ia menegaskan, DPR RI akan mengawal kasus tragedi Kanjuruhan ini hingga tuntas dan menjamin kepastian hukum bagi semua pihak yang harus bertanggung jawab.

(Pewarta : Asral)

Berita Terkait