Investasi Ekraf Garut Tembus Rp 418 Miliar, Wamen Ekraf Dorong Kolaborasi Daerah

Kamis, 31/07/2025 - 16:33
Caption: Wamen Ekraf dan Bupati Garut Bahas Penguatan 5 Subsektor Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (30/06/2025)

Caption: Wamen Ekraf dan Bupati Garut Bahas Penguatan 5 Subsektor Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (30/06/2025)

Klikwarta.com, Jakarta - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar dan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, sepakat memperkuat pengembangan 5 subsektor unggulan ekonomi kreatif di Garut, menyusul realisasi investasi ekraf daerah mencapai Rp418 miliar dan serapan tenaga kerja menyentuh 11.682 orang pada 2025.

Kementerian Ekraf menyambut baik inisiatif daerah seperti Kabupaten Garut yang telah membangun sistem pendataan mandiri dan aktif memperkuat subsektor potensial. Wamen Ekraf menilai penguatan pemetaan potensi subsektor ekonomi kreatif berbasis data tersebut bisa menjadi dasar pengambilan kebijakan dan pengembangan program.

"Pentingnya kita mengetahui identitas suatu wilayah agar keperluan dari sektor yang tengah berkembang pada daerah tersebut dapat terpenuhi, tujuannya untuk dapat melihat peluang lebih dari daerah tersebut," kata Wamen Ekraf saat menerima kunjungan Bupati Garut di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu, 30 Juli 2025.

Wamen Ekraf mencontohkan apabila ada penguatan subsektor kuliner, maka hal itu berkaitan dengan ketahanan pangan dan bisa diarahkan pada hilirisasi yang tepat. Di sisi lain, Wamen Ekraf juga mendorong daerah untuk memperkuat ekosistem kreatif melalui kolaborasi multipihak, pendampingan pelaku, serta perluasan akses pasar dan pembiayaan.

"Kita berkomitmen bahwa kita mau meningkatkan Garut bukan hanya di kancah nasional tetapi juga internasional," kata Wamen Ekraf.

Bupati Garut menjelaskan kabupaten yang dipimpinnya sebagai wilayah terluas ketiga di Provinsi Jawa Barat dengan penduduk terbanyak kelima. Dengan potensi tersebut, Bupati Garut mengharapkan adanya kolaborasi mengenai kegiatan yang mampu mengakselerasi sumber daya manusia dan menguatkan talenta ekraf.

"Kami akan senang sekali kalau Kementerian Ekraf juga ada semacam pengayaan untuk kirimkan satu atau dua orang itu bergabung dengan kita untuk _upgrading mindset_ masyarakat," ungkap Bupati Garut.

Berdasarkan data dari sistem SERASI milik Pemkab Garut, realisasi investasi ekonomi kreatif sebesar Rp418,3 miliar dengan serapan tenaga kerja mencapai 11.682 orang. Angka ini setara dengan 17,48% dari total realisasi investasi daerah sebesar Rp2,39 triliun, dan mencakup 88,71% dari total tenaga kerja terserap di Kabupaten Garut. Lima subsektor penyumbang terbesar adalah fesyen, kuliner, kriya, periklanan, dan penerbitan.
Bupati Garut berharap dukungan dan fasilitasi dari Kementerian Ekraf, bisa mendorong potensi ekraf di daerahnya berkembang dan naik kelas. 

"Garut saat ini terkenal dan besar dari komoditi saja, namun kurang dalam hal proses pengolahannya. Untuk itu, industri kreatiflah yang ingin kami dorong bagaimana kita membangun Garut yang penuh kreativitas yang juga produktif memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Kabupaten Garut," tambahnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini, PIt. Perekonomian dan SDA Kristanti Wahyuni, Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan Luna Aviantrini, serta Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Aulia Malik. Wamen Ekraf didampingi oleh Kepala Sub Direktorat Fesyen Dessy Widowati serta Tim Direktorat Fesyen dan Tim Direktorat Kriya Kementerian Ekraf. (*) 

Tags

Berita Terkait