Danrem
Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Mencuatnya informasi maupun pemberitaan yang diragukan alias "hoax", di media sosial semenjak adanya kasus dugaan penistaan agama oleh calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang saat ini tengah menjalani persidangan di PN Jakapus. Oleh sebab itu, Polda Bengkulu bersama Korem 041/Gamas meminta masyarakat Provinsi Bengkulu agar tidak terpengaruh terhadap informasi maupun pemberitaan yang diragukan kebenarannya.
"Perlu kesadaran berbangsa dan bernegara, meskipun negara ini negara yang berdaulat berdasarkan pancasila dan UU, silahkan saja menempuh jalur hukum asal sesuai aturan," kata Danrem 041/Gamas, Kolonel Inf Andi Muhammad usai menjadi pemateri acara temu tokoh, pemuda dan mahasiswa lintas agama di Aula Kantor Kemenag Provinsi Bengkulu, Jalan Basuki Rahmat No 10 Ratu Samban, Kota Bengkulu, Selasa (17/01/2017).
Sementara itu, Kasubdit Bin Kerma Polda Bengkulu AKBP Jauhari Alwi mengatakan, kebenaran informasi yang diperoleh perlu diteliti.
"Suatu informasi kita harus lihat dulu, jangan disebar kepada teman, karena saat ini wajah difoto saja bisa diganti," tandasnya.








