HUT Kemerdekaan RI ke-78, Wujudkan Indonesia Maju Dibutuhkan Pemuda dan Mahasiswa Hebat yang Cinta Tanah Air 

Rabu, 16/08/2023 - 14:30
Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah

Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah

Klikwarta.com, Jatim - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-78, Indonesia membutuhkan pemuda-pemuda dan mahasiswa yang hebat serta cinta tanah air. Hal ini untuk mewujudkan Indonesia maju sesuai tema HUT Kemerdekaan RI ke-78, “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”.

Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah menyampaikan bahwa untuk bisa mewujudkan Indonesia maju, dan membangun bangsa tidak bisa dilakukan dengan sendiri. Namun harus bersama-sama. Maka dibutuhkan generasi muda, mahasiswa – mahasiswa yang hebat dan mempunyai rasa cinta tanah airnya, sehingga sikap nasionalismenya harus dipupuk sejak dini.

dprd jatim

Politisi asal PKB itu menyebut saat ini akademisi atau WNI intelektual banyak yang melakukan brain drain (pindah kewarganegaraan)   setelah selesai melakukan studi ke luar negeri. Baik mahasiswa yang memperoleh bea siswa maupun yang biaya mandiri. Untuk itu, peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-78, dijadikan momen untuk intropeksi diri rasa nasionalisme atau cinta tanah air.

“Sekarang lagi buming mahasiswa migrasi. Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa  atau yang kuliah secara mandiri. Yang ujung-ujungnya setelah pinter, mereka menetap disana,” ungkap Anik, usai mendengarkan pidato kenegaraan bersama Forpimda Jatim, di Gedung DPRD Jatim, Rabu 16 Agustus 2023.

Anik menjelaskan untuk mencegah WNI intelektual brain drain pemerintah harus menyediakan lapangan kerja sesuai kualifikasinya. Upaya ini sebagai umpan agar mereka tidak lari ke Negara lain. Namun semuanya sesungguhnya tergantung kesadaran diri bagi kaum intelektual.

“Artinya ini tidak hanya mereka (akademisi atau kaum intelektual) saja, tetapi para pejabat dan seluruh masyarakat, agar Indonesia melaju cepat dan lompatan yang signifikan, maka dibutuhkan rasa cinta tanah air, memiliki rasa mempunyai bangsa,” pungkasnya.

Untuk diketahui, fenomena brain drain tidak hanya dilakukan oleh mahasiswa yang lulus studi ke luar negeri saja. Tetapi hal ini bisa dilakukan akademisi atau WNI intelektual yang memilih menetap ke negara lain.

Melansir data Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI, sekitar 1.000 mahasiswa asal Indonesia berusia 25-35 tahun, memutuskan untuk menjadi warga negara Singapura per tahunnya. 2019 hingga 2023, terdapat 3.912 Warga Negara Indonesia (WNI) yang pindah kewarganegaraan jadi warga Negara Singapura. (adv)

Tags

Berita Terkait