Pembangunan Jalan Tani Desa Walakone Mandek, Simbolon : 'Kemana Aliran Sisa Anggarannya'

Senin, 20/01/2020 - 09:14
jalan tani di Desa Walakone

jalan tani di Desa Walakone

Klikwarta,com, SBB Maluku - Pembangunan jalan tani dengan panjang 800 meter di Desa Walakone, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat Maluku mandek, serta rasa keresahan masyarakat dengan pembangunan jalan tani yang tak kunjung selesai sampai dengan saat ini.

Diketahui, pembangunan jalan tani dengan panjang 800 meter itu dibangun dengan anggaran tahun 2019, dengan pekerjaan baru mencapai 70%, namun masih tersisa 200 meter yang belum dikerjakan oleh pihak pemerintah desa dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Walakone.

Ferdinand Simbolon, tokoh pemuda desa Walakone kepada media ini mengatakan pembangunan jalan tani yang dibangun pada lokasi milik masyarakat Desa Walakone mandek dan belum tuntas sampai saat ini.

Padahal anggaran pembangunan jalan tani sepanjang 800 meter tersebut sudah tercantum dalam APB-Des tahun 2019 dan sudah dilihat oleh masyarakat Desa Walakone secara umum, transparan dan sudah tidak lagi menjadi rahasia. 

"Pembangunan itu, dengan anggaran bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2019 sebesar Rp 204.161.850", ungkapnya. 

Menurutnya, seharusnya pembangunan jalan tani sudah harus selesai dan rampung 100% dengan anggaran yang cukup besar, namun ternyata sampai hari ini pekerjaan jalan tani baru mencapai 70%, dan tersisa 30% pekerjaan yang belum rampung dan selesai.

Belum mencukupi 100% pekerjaannya, lanjutnya, 200 meter jalan belum ada penimbunan sirtu dan yang membuat masyarakat resah dan terganggu karena pembuangan sirtu tidak diperhatikan sehingga menggangu aktivitas masyarakat pengguna jalan yang hendak ke kebun yang melintasi jalan tani tersebut.

"Kemana sisa anggarannya, saya menduga anggaran pembangunan jalan tani sebesar 204.161.850 sudah terpaksa habis sehingga pekerjaannya mandek sampai dengan saat ini", cetusnya.

Selanjutnya, disampaikan wakil ketua BPD Walakone Agus Manakutty bahwa pihaknya sudah menanyakan dan berkordinasi dengan pejabat kepala desa Walakone Jonas Manauktty dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Yapet Wasaleruway. 

Menurut Agus yang disampaikan Penjabat desa dan TPK bahwa pekerjaan itu akan selesai dalam jangka waktu yang singkat. "Padahal tidak kunjung adanya realisasi dan pekerjaan lanjutan dan sampai sekarang belum selesai", ujarnya. 

Menurutnya, masyarakat Walalone sangat mengharapkan agar jalan tani ini dapat diselesaikan dengan cepat, agar mereka dapat beraktifitas ke kebun dengan baik.

"Saya sebagai BPD yang memiliki fungsi pengawasan bagi setiap program dan kegiatan yang ada di desa ini. Saya berharap kiranya pemerintah daerah serta pihak yang berwewenang dapat melihat dan memperhatikan hal seperti ini pula, agar kiranya pembangunan ditingkat desa berjalan dengan baik, apalagi dengan menggunakan uang milik negara", tegasnya.

"Dan agar dapat diawasi dengan baik pula, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama dan ini untuk kepentingan masyarakat Walakone secara umum", sambungnay menandaskan. (MFS)

K

Berita Terkait