Via Virtual, DPRD Kabupaten Blitar Gelar Paripurna Soal Pelaksanaan APBD 2019 dan Pindah Tangan Tanah An Nisaa

Senin, 06/07/2020 - 11:30
Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menyelenggarakan rapat paripurna secara virtual, di ruang Paripurna, Senin (06/07/2020).

Agenda pada rapat paripurna itu membahas Penyampaian Penjelasan Bupati Blitar Terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 dan Penyampaian Penjelasan Bupati Blitar Terkait Pemindahan Tanganan Tanah PT. An Nisaa.

Rapat paripurna digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) penanggulangan Covid-19.

Rangkaian acara rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Mujib. Hadir pada rapat paripurna itu, Bupati Blitar Rijanto, Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo, Sekda Pemkab Blitar Totok Subihandono, sejumlah asisten, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Munib beserta anggota dewan lainnya.

"Untuk selanjutnya alhamdulilah DPRD telah disampaikan Bupati, bahwa pelaksanaan APBD tahun 2019 Kabupaten Blitar mendapat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK. Dari kami tentu akan rapat fraksi masih juga mencermati, artinya meski WTP barangkali ada beberapa yang perlu dicermati untuk perbaikan di tahun anggaran yang akan datang," jelas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Munib kepada awak media seusai acara.

Munib menambahkan, secara umum realisasi pelaksanaan dan pertanggungjawaban anggaran tahun 2019 oleh Pemkab Blitar akan terlihat pada agenda rapat paripurna dalam agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi.

Saat ini, kata dia, setiap fraksi-fraksi tengah membahas materi penyampaian Bupati Blitar atas pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran tahun 2019.

"WTP ini sebenarnya masih ada catatan-catatan, akan tetapi ada kesanggupan untuk diperbaiki. Sehingga kita kaji catatannya dari tahun kemarin dengan tahun ini, apakah sama atau tidak, kalau tidak sama mungkin saja belum dilakukan," tandasnya.

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait