Debat Publik I Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blitar tahun 2020 (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)
Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Debat Publik Pertama Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blitar tahun 2020 dengan tema 'Pembangunan Ekonomi Sosial Pendidikan Dalam Upaya Mensejahterakan Masyarakat Blitar', telah diselenggarakan KPU Kabupaten Blitar, Jumat (23/10/2020) malam di salah satu hotel di kota Blitar.
Pasangan Rijanto-Marhaenis Urip Widodo (RIDO) dan Rini Syarifah-Rahmat Santosa (Mak Rini - Makde Rahmat) beradu visi-misi di panggung debat berdurasi dua jam sejak pukul 19.00 WIB ini.
Melalui Debat Publik, pasangan calon (paslon) Mak Rini - Makde Rahmat telah memaparkan visi misinya yang diberi nama Panca Bhakti. Menariknya, paslon ini untuk bidang pendidikan akan menggratiskan biaya pendidikan PAUD hingga Perguruan Tinggi untuk seluruh warga ber-KTP kabupaten Blitar. Dihubungi Pewarta Klikwarta.com seusai debat, Makde Rahmat menyebut ini menjadi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat kabupaten Blitar.
"Mulai PAUD, SLB, sampai perguruan tinggi kita jamin gratis semuanya, bener-bener gratis sungguh. Tolong nanti kalau saya jadi, ditagih itu semuanya. Soal bagaimana dan penentuannya, ya pilih saya dulu dong," tegas Makde Rahmat.
Menambah argumentasi calon wakilnya, Mak Rini mangatakan, jika pendidikan gratis menurutnya harus dikembangkan semaksimal mungkin demi meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Blitar menuju tingginya kesejahteraan masyarakat. Mak Rini optimis program gratis pendidikan PAUD sampai Perguruan Tinggi bisa direalisasikan jika ia terpilih memimpin kabupaten Blitar.
"Kalau pendidikan gratis memang ada biaya atau anggaran khusus untuk pendidikan. Kita maksimalkan. Lapangan pekerjaan juga akan kita buka," tambah Mak Rini.
Tidak mau kalah merebut hati masyarakat kabupaten Blitar di bidang pendidikan, paslon petahana RIDO memiliki program terbaru untuk menjamin peningkatan kualitas SDM pendidikan ini, dengan meluncurkan Kartu Pintar Plus. Kepada Pewarta Klikwarta.com setelah debat publik, Calon Bupati Blitar Rijanto menyebut Kartu Pintar Plus ini diperuntukkan setiap lulusan SMA sederajad yang berprestasi dari keluarga kurang mampu.
"Kita itu mencermati setiap tahun di lapangan, anak-anak yang lulus SMA, SMK, berprestasi, tidak bisa melanjutkan karena tidak mampu secara ekonomi. Inilah kita terpanggil membangun program bantuan beasiswa enam juta per tahun dengan kita beri Kartu Pintar Plus. Meski beasiswa Bidik Misi sudah ada, masih banyak yang belum tercover. Maka Kartu Pintar Plus ini akan menjawab persoalan ini," urai Rijanto.
Rijanto juga memastikan, untuk setiap masyarakat kabupaten Blitar yang tidak tamat sekolah akan difasilitasi gratis biaya pendidikan kejar paket A, B, dan C sampai lulus disertai pemberian ijazah. Hal ini ditekankan Rijanto, agar tidak ada masyarakat kabupaten Blitar yang tidak menikmati fasilitas pendidikan dengan baik serta berkualitas.
(Pewarta : Faisal NR)








