Pengembangan Serai Wangi Berpotensi di Aceh Singkil
Klikwarta.com, Aceh Singkil - Kabupaten Aceh Singkil bila dilihat dari peta berada dikawasan paling ujung di Provinsi Aceh, memiliki potensi untuk pengembangan budidaya penggolahan tanaman serai wangi.
Melihat kondisi daerah, pengolahan minyak serai wangi yang dikenal Java Citronella Oil itu sangat berpotensi untuk dikembangkan, ucap Kabid Industri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Aceh Singkil, Syahril, Kamis (25/03/2021).
Namun, selama ini warga melakukan pengolahan serai wangi menjadi minyak masih secara tradisional dengan hasil yang diperoleh dinilai belum begitu maksimal, ujar Syahril mengaku sudah melihat langsung kepenggolahannya di Kecamatan Suro.
Bila dilihat dari pekebun yang menggolah secara langsung tanaman serai wangi secara tradisional, seperti di Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil, tanaman yang menghasilkan minyak Atsiri sangat berpotensi dikembangkan mengangkat perekonomian masyarakat.
Tapi apalah daya, karena keterbatasan para pekebun hanya mampu menggolah minyak serai wangi yang dapat digunakan sebagai bahan baku industri sabun, kosmetik, parfum dan lainnya itu, secara manual dan tradisional.
Padahal, bila proses penyulingan minyak serai wangi dilakukan secara baik dan maksimal, dengan lokasi tempat dapur penggolahan sesuai standarnya, dipastikan kwalitasnya pun akan baik menghasilkan minyak Atsiri yang bernilai jual tinggi.
Menurut Syahril, untuk pembuatan tempat penggolahan penyulingan serai wangi menjadi minyak pertitiknya diperkirakan menghabiskan anggaran sebesar Rp.20 juta.
Untuk itu diharapkan, Pemerintah dapat memperhatikan pekebun pengelola serai wangi setempat.
"Setidaknya diawal ini dapat membantu tempat beserta mesin pengolahan penyulingan minyak serai wangi di 10 titik",tutupnya.
Dengan itu diharap, nantinya akan mampu mengangkat perekonomian masyarakat Kabupaten Aceh Singkil, harapnya.








