Pati - Seperti halnya kegiatan pembangunan rumah yang lain, pasti akan melalui sebuah proses, dimana proses itu meliputi pembongkaran, penggalian, pengukuran dan pembangunan.
Dalam proses pembangunan rumah pada program pembangunan rumah yang tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat yang kurang mampu di Desa Tamansari dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 111 Kodim 0718/Pati ini nampak berbeda dari yang lain.
Jika biasanya semua proses pembangunan itu dilakukan hanya oleh warga sipil, namun disini di Desa Tamansari dilakukan bersama-sama dengan anggota TNI dalam rangka kegiatan TMMD. Dengan menggunakan seragam loreng dan topi rimbanya mereka semangat dalam bekerja.
Hal yang menarik dan membuatnya berbeda adalah ada seorang Tentara yang memegang cetok membantu meratakan adukan dalam cetakan sloofnya. Tanpa ragu dan canggung dia memainkan cetoknya dengan baik. Dia adalah Sertu Aritonang, Prajurit TNI yang tergabung dalam satuan tugas TMMD di Desa Tamansari.
“Menyelam sambil minum susu kata pepatah, mungkin itu yang saya lakukan saat ini, Sambil bekerja membantu membuat sloof, disini saya juga belajar mencari pengalaman dan ilmu tentang proses pembangunan,”Kata Sertu Aritonang.








