Bupati Blitar Rini Syarifah (duduk, sisi kiri) Saat Minum Kopi di Salah Satu Stand Palah Creative Festival bersama Pemilik Produk Kopi dan Kepala Disparbudpora Pemkab Blitar Suhendro Winarso (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)
Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Bupati Blitar Rini Syarifah menekankan pentingnya seorang enterpreneur atau pelaku UMKM memiliki karakter kerja yang cepat dan penuh inovasi dalam menumbuh kembangkan perekonomian khususnya ekonomi daerah.
Hal ini menjadi atensi Bupati Rini kepada peserta Palah Creative Festival yang membuka stand-stand pameran, khususnya kepada para kawula muda atau kaum milenial yang terobsesi di dunia ekonomi kreatif.
"Alhamdulillah kita kembali bisa melaksanakannya dengan didukung berbagai komunitas pegiat ekonomi kreatif di Kabupaten Blitar. Tujuannya, sebagai upaya pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat menata ekonomi. Untuk itu saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak atas kerja kerasnya sehingga kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik. Kegiatan ini juga merupakan komitmen yang kuat kita bersama dalam mempromosikan seluruh potensi yang ada di wilayah kita tercinta ini," urai Bupati Rini.
Bupati Rini mengaku geliat usaha bidang kopi menjadi ketertarikan tersendiri bagi para pelaku UMKM maupun mereka yang telah membuka sebuah warung kopi atau bahkan kafe.
Salah satu sub sektor bidang usaha itu menjadi daya tarik tersendiri lantaran cukup besarnya permintaan kopi atau mereka yang suka minum kopi dengan ragam varian rasa.
"Karena kopi banyak digemari berbagai usia. Saya juga menyambut baik, kalangan milenial ambil peran pengelolaan coffee shop, artinya telah tumbuh jiwa-jiwa entrepeneur dan ini sangat positif. Selain kopi, sub sektor kreatif yang berkembang di Kabupaten Blitar yakni sub sektor kriya antara lain batik, ukir kayu dan ada juga sub sektor musik, film, fotografi, game dan sub sektor lainnya yang harus kita dorong ekosistem ekonomi kreatif mulai dari kreasi, produksi, distribusi, konsumsi, dan konservasinya sehingga memberikan nilai tambah, berdaya saing tinggi, mudah diakses, dan terlindungi," paparnya.
"Untuk itu perlu kreativitas dan inovasi, karena ini merupakan ujung tombak dalam menghadapi persaingan global yang berkembang cukup dinamis. Sehingga yang perlu kita perhatian adalah kita harus memiliki kemampuan yang mumpuni. Kalangan muda sebagai agen of change (agen perubahan) harus memiliki kemampuan kepemimpinan (leadership), kewirausahaan (entrepreneurship), dan tanggung jawab sosial (social responsibility)," tambahnya.
(Pewarta : Faisal NR)








