Bupati Malang Tinjau Dapur Umum di Lokasi Banjir Sitiarjo

Selasa, 18/10/2022 - 01:20
Bupati Malang bersama Dandim saat meninjau dapur umum di lokasi banjir Desa Sitiarjo, Kabupaten Malang, Senin (17/10/2022) malam.

Bupati Malang bersama Dandim saat meninjau dapur umum di lokasi banjir Desa Sitiarjo, Kabupaten Malang, Senin (17/10/2022) malam.

Klikwarta.com, Kabupaten Malang - Bupati Malang, H. M Sanusi, kembali mendatangi lokasi banjir di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Senin (17/10/2022) malam. Kedatangan Bupati Sanusi, guna meninjau langsung proses penanganan lanjutan terhadap warga masyarakat yang terdampak.

Hadir bersama bupati, Dandim 0818 Kabupaten Malang - Kota Batu, Kolonel Inf, Taufik Hidayat. Sebanyak kurang lebih 540 Kepala Keluarga (KK) di Desa Sitiarjo yang terdampak banjir.

Bupati beserta rombongan juga meninjau kesiapan Posko, seperti dapur umum dan stok makanan/minuman, peralatan kebencanaan, serta pelayanan Puskesmas. Bupati juga menyerahkan bantuan 20 dus mie instan.

Kapasitas dapur umum di Sitiarjo cukup besar. Sekali memasak bisa memproduksi 800 paket makanan yang siap disalurkan kepada warga masyarakat terdampak. Proses pembagian makanan diantar langsung BPBD bersama tim relawan gabungan dengan menggunakan perahu karet.

"Penyebab banjir di Sitiarjo adalah curah hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir. Khusus di Sitiarjo, desa ini merupakan muara dari air sungai yang ada di Sumbermanjing Wetan. Muaranya hanya satu dan bertemunya di Sitiarjo", terang bupati Sanusi.

Tak hanya di Sitiarjo atau wilayah Sumawe saja, bencana banjir juga terjadi di beberapa titik wilayah Kabupaten Malang. Meliputi Desa Lebakharjo, Pujiharjo, Purwodadi, Kecamatan Ampelgading dan Desa Sukodono, Srimulyo, Kecamatan Dampit.

"Namun yang terparah adalah banjir di Desa Sitiarjo karena mengakibatkan 540 KK terdampak", ujar Sanusi.

"Untuk total keseluruhan belum diketahui karena hingga malam ini masih terus dilakukan pendataan dan asesmen oleh para camat masing-masing wilayah, Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada korban jiwa", demikian politisi PDI Perjuangan itu.

(Pewarta : Asral)

Berita Terkait