OTT Oknum ASN Distan Seluma Diduga Terkait Bantuan Hand Tracktor

Oknum ASN diamankan Polres Seluma. Foto (Bengkulutoday.com)
Oknum ASN diamankan Polres Seluma. Foto (Bengkulutoday.com)
DINAS PUPR
Dinas PUPR
Anti Hoax
Banner Utama

Klikwarta.com - Hari ini Senin (26/02/2018), Tim Saber Pungli Polres Seluma melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap oknum ASN inisial NO di Dinas Pertanian (Distan) Seluma. 

Dari OTT itu, diamankan NO dan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 3,2 juta rupiah. 

Dilansir Bengkulutoday.com, Kapolres Seluma AKBP Jeki Mustika melalui Paur Humas Ipda Agus Sulistianto mengatakan OTT berlangsung sekira Pukul 10.00 WIB, dimana Kanit Tipidkor Ipda P  Sirait bersama beberapa personilnya mendatangi kantor Dinas Pertanian Kabupaten Seluma dan masuk ke ruangan bidang pertanian. 

Petugas kemudian meminta kepada NO, salah satu ASN yang berada di ruangan tersebut untuk menunjukan meja kerjanya.  Kemudian personil unit Tipidkor meminta NO untuk membuka laci meja ruangan itu dan mendapati beberapa buah amplop berisi uang tunai.

"Setelah dibuka, beberapa amplop itu berisi uang tunai yang isinya bervariasi dengan total Rp 3,2 juta," ungkap Agus.

Selain uang tunai, petugas juga mengamankan satu buah laptop, dua buah handphone dan beberapa proposal kelompok tani tentang pengajuan bantuan hand tracktor. Saat ini NO telah diamankan di Polres Seluma untuk menjalani pemeriksaan. 

Diduga, uang tersebut merupakan suap kelompok tani yang ingin mendapatkan bantuan hand tracktor dari Dinas Pertanian Seluma.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma Marahalim menegaskan, dirinya sudah berkali-kali mengimbau agar anak buahnya jangan sekali-kali meminta pungutan dari kelompok tani. 

"Syarat untuk mendapatkan bantuan itu jelas, kelompok itu harus sudah teregister, memiliki lahan persawahan dan juga calon penerima bantuan itu akan diferivikasi," ujar Marahalim.

Saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi. Diantaranya, pengurus kelompok tani, tim ferivikasi dan kasi sarana dan prasarana. (BT)
 

Dibaca: 44 kali
kpu

 

Related News