Pabrik Bio Diesel Akan Dibangun di Perbatasan Kota Bengkulu-Seluma

Foto bersama usai audiensi antara Pemprov dan PT Bengkulu Prima Industri
Foto bersama usai audiensi antara Pemprov dan PT Bengkulu Prima Industri
Kominfo Mukomuko
Polda-SMSI Bengkulu.
Polda Bengkulu

Klikwarta.com - Bumi Rafflesia kembali menarik perhatian investsi bidang pengolahan CPO.Investor asal Jepang yang digandeng PT. Bengkulu Prima Industri, rencananya akan mengelola bahan dasar bahan bakar bio diesel, dan hasilnya akan diekspor ke Jepang untuk selanjutnya diolah menjadi bio diesel.

“Jadi mereka akan melakukan penjajakan dan survei kepada beberapa pabrik CPO di Bengkulu. rencananya memang untuk pengolahan CPO menjadi bio diesel, menjadi salah satu bahan bio solar yang ramah lingkungan, bahan baku CPO,” terang Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai menerima audiensi PT. Bengkulu Prima Industri, di Ruang Kerjanya, Jum'at (30/11).

Lanjut Plt Gubernur Bengkulu, pada prinsipnya Pemprov Bengkulu membuka diri dan sangat wellcome terhadap para investor yang akan berinvestasi di Bengkulu. Dengan mengaplikasikan sistem OSS (Online Single Submission) dalam perizinan, diharapkan bisa memberikan kenyamanan kepada para pelaku usaha.

“Dengan sistem OSS yang kita aplikasikan pada perizinan kita, besar harapan kita semakin banyak investasi berjalan dan mendorong perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Menurut Direktur Utama (Dirut) PT. Bengkulu Prima Industri Siregar, rencana pihaknya membuka pabrik pengolahan CPO menjadi bahan dasar Bio Diesel sebagai alternatif bahan bakan bio solar dan menggandeng investor asal Jepang (SPB.co.ltd Oiw Ake Hokuto) ini, akan dibangun pabrik pada 4 titik lokasi yang memiliki potensi sawit maksimal. Seperti di kawasan perbatasan Kota Bengkulu dan Kabupaten Seluma.

“Kita akan mengelola bahan baku setengah jadi, karena untuk produksi lanjutannya akan dilakukan oleh pihak Jepang sendiri,” jelasnya.

Terkait lokasi pembangunan pabrik pengolahan bahan dasar bio diesel ini, menurut Siregar akan menyesuaikan dengan tata ruang wilayah yang ada.

“Yang jelas kita akan menyesuaikan dengan tata ruang yang tersedia. Sehingga dikemudian hari tidak bermasalah dalam hal perizinannya,” tutupnya.

Tampak hadir mendampingi Plt Gubernur Bengkulu pada audiensi bersama PT. Bengkulu Prima Industri, Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Yuliswani, Kadis EDSM, Kadis Perhubungan, Kepala DPMPTSP, dan Kabiro Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu. (Rian-MC)

Dibaca: 56 kali

Related News