Peduli Lingkungan, Puskesmas Ayamaru Timur dan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Maybrat Lakukan Penanaman Pohon

Sabtu, 25/07/2020 - 22:45
Puskesmas Ayamaru Timur dan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Maybrat Lakukan Penanaman Pohon
Puskesmas Ayamaru Timur dan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Maybrat Lakukan Penanaman Pohon

Klikwarta.com, Maybrat, Papua Barat - Peduli terhadap lingkungan, Puskesmas Ayamaru Timur dan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Maybrat melakukan pembersihan dan penanaman pohon pada lingkungan Puskesmas di Kampung Kambuaya, Jumat (24/07/2020).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Maybrat Martinus Wafom S.Hut, Kepala Puskesmas Ayamaru Timur Meilen Sraun, dr. Umum Puskesmas Ayamaru Timur Dance Sraun, dan Kepala Distrik Ayamaru Timur Musa Kambuaya.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan bibit pohon secara simbolis oleh Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Maybrat kepada Kepala Puskesmas Ayamaru Timur Selatan.

Ditemui usai acara penyerahan, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Maybrat Martinus Wafom menyampaikan, Program hari ini adalah Kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat yang diturunkan ke Puskesmas Ayamaru Timur.

“Ini adalah salah satu bagian dari program atau kegiatan dari  kesehatan lingkungan yakni menghijaukan kawasan seperti lokasi kantor , pemukiman, tempat ibadah , sekolah dan wilayah lainnya”, ungkapnya.

Dari Dinas Kehutanan, tambah Martinus, setiap tahun itu ada penyedian bibit secara gratis yang diberikan kepada setiap komunitas  dan unsur organisasi yang ada di Kabupaten Maybrat yang peduli terhadap lingkungan.

“Jika ada yang peduli terhadap lingkungan bisa menyurat ke kami ( Dinas Kesehatan ) untuk menyediakan bibit sesuai dengan kebutuhan dilapangan, seperti yang dilakukan pada hari ini, yang disediakan diantaranya ; jenis bibit pohon trambesia, Arnon, meninjau, dan beringin”, jelasnya.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan wilayah III Maybrat juga memberikan apresiasi  kepada dinas kesehatan melalui Puskesmas Ayamaru Timur yang telah melakukan penanaman secara bersama pada hari ini.

“Kami juga mendukung program dari Pemerintah Provinsi Papua Barat  dalam hal konservasi hutan yang ditetapkan tujuh puluh persen kawasan hutan untuk di pertahankan, dijaga, dan dilestarikan untuk emisi karbon serta tiga puluh persen untuk kawasan pemanfaatan dalam proses pembangunan  dan ekonomi masyarakat” katanya.

Masih Wafom, Ini merupakan hari yang bersejarah di Kabupaten Maybrat, dimana salah satu Organisasi Perangkat Daerah yakni Dinas Kesehatan dalam hal ini melalui Puskesmas Ayamaru Timur, secara spontan melakukan kegiatan ini dengan  menghadirkan Dinas Kehutanan.

“Selama ini, kami hanya menyediakan bibit kepada komunitas dan organisasi ,dengan mengambil dari kantor dan pergi untuk melakukan kegiatan di tempatnya masing-masing”, terangnya.

Sesuai dengan apa yang dicanangkan Bupati Maybrat Selama ini, tambah Wafom, bahwa, untuk semua warga masyarakat harus peduli terhadap lingkungannya, olehnya itu diharapkan kepada  OPD terkait agar peduli terhadap masalah lingkungan yang ada.

“Kami merencanakan, akan menanam seribu pohon di Wilayah Kabupaten Maybrat  yang diantaranya; Distrik Ayamaru Selatan, Distrik Ayamaru Jaya dan Distrik Ayamaru Timur, sementara ini disiapkan semuanya dan bekerjasama dengan Dinas  Lingkungan Hidup . Kami akan tetap semangat dalam melestarikan lingkungan”, ucapnya.

Sementara Kepala Puskesmas Ayamaru Timur Mielen Sraun mengucapkan terimakasih Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Maybrat terutama Kepala Cabang yang telah membantu bibit pohon yang ada.

“Kami menanam bibit pohon pada hari ini merupakan langkah awal dan menjadi contoh bagi teman-teman Puskesmas yang lain di Kabupaten Maybrat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPDl) lainnya sampai kepada masyarakat sekalipun”, jelasnya.

Lanjutnya, untuk belanja pohon saja harganya sudah lima ratus ribu, apalagi kalau sudah agak tinggi, jadi kita sangat beruntung dan sangat bersyukur kerena mendapatkan pohon secara gratis. “ini merupakan kegiatan kami dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Ayamaru Timur tentang kegiatan kesehatan lingkungan”, urai Mielen.

Hal senada disampaikan juga oleh dr. Dance Sraun selaku dr. Umum pada Puskesmas Ayamaru Timur, bahwa, ada beberapa program penting yang dijalankan, yaitu program Esesial dan Program pengembangan.

 

Salah satu program pengembangan, katanya, yakni dari segi lingkungan, karena selama ini banyak penyakit-penyakit yang ditemukan sangat berkaitan dengan lingkungan diantaranya diare, dan Covid saat ini pun berkaitan dengan hal itu.

Dia menceritakan, pernah di Wilayah Puskesmas Ayamaru Timur  pada tahun 2019 terjadi banjir yang diakibatkan oleh warga masyarakat yang sudah salah karena menebang pohon sembarangan.

“Ada lagi program dari kami yang namanya inovasi masyarakat pencinta lingkungan, misalnya membersihkan lingkungan. Dan yang kami lakukan ini merupakan contoh yang akan dikembangkan di lima belas kampung yang masuk dalam wilayah kerja kami yang membawahi  dua Distrik yakni Distrik Ayamaru Timur dan Distrik Ayamaru Timur Selatan  dengan total penduduk kurang lebih seribu delapan ratus”, ucap dr. Dance

Lanjutnya, program kesehatan lingkungan bukan saja di penanaman pohon saja tetapi ada beberapa program yang juga dilakukan diantaranya, melakukan survei kepada makanan-makanan yang tersedia di warung-warung yang ada disini, bahkan sekarang lagi proses pengambilan sampel air untuk dikirim ke laboratorium untuk melihat kandungan apa saja yang terdapat dalam air minum yang ada di lingkungan ini.

“Kami juga sudah membuat tempat pembakaran sampah  manual yang di kerjakan langsung oleh teman-teman dari kesehatan lingkungan, dan rencananya kami akan buat di pasar-pasar umum dengan bekerja sama langsung dengan Kepala Distrik.

dr Dance juga membeberkan, saat ini juga sudah dibuat taman apotik sehat dan sudah berapa kali telah di panen hasilnya, tujuannya sederhana, bagaimana memberikan edukasi kepada masyarakat umum untuk menggunakan pekarangan yang ada dan mengolahnya menjadi apotik hidup.

“Orang hanya melihat hari ini kita menanam , tetapi mereka akan mendapatkan manfaat jika pohon ini sudah tumbuh, melihat keindahan yang akan terjadi di puskesmas ini, dan tanam yang tadi dibantu oleh Cabang Dinas Kehutanan ini merupakan tanaman yang menjadi obat -obat secara alami, kami berterima kasih karena sudah turun bersama kami di tempat ini dan melihat pelayanan serta lingkungan yang ada. Masyarakat akan percaya kalau mereka melihat bukti, bukan janji, semoga apa yang kita kerjakan hari ini bisa memberikan manfaat hari esok”, harapnya.

Sementara menanggapi hal diatas, Kepala Distrik Ayamaru Timur, Musa Kambuaya mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan ini, karena, menurutnya, manusia hidup dari udara, maka tumbuh-tumbuhanlah yang menghasilkan  beserta alam sekitarnya. Dan
kegiatan seperti ini harus di kembangkan bersama.

“Terimakasih kepada Puskesmas yang memberi contoh, dan kami berharap kepada Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Maybrat untuk bisa dikembangkan dan di sosialisasikan ke Kampung yang lain juga, supaya dapat menyadarkan masyarakat bahwa kalau hari ini kita merusak lingkungan, kita akan repot dihari-hari yang akan datang, mari kita berpegang dengan semboyan Kabupaten Maybrat "Behaf Sau Bonot Sau” yang artinya satu hati satu komitmen untuk membangun Kabupaten Maybrat untuk anak cucu kita", pungkasnya.

(Pewarta : Imanuel Tahrin)

Related News

Loading...
loading...