Pemdes Waimital Jadikan Ponpes Al Falah Sebagai Rumah Karantina

Senin, 04/05/2020 - 19:06
Pemdes Waimital Jadikan Ponpes Al Falah Sebagai Rumah Karantina

Pemdes Waimital Jadikan Ponpes Al Falah Sebagai Rumah Karantina

Klikwarta.com, SBB, Maluku - Perang melawan virus Corona ( Covid-19, merupakan tanggung jawab bersama, bukan saja pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten, namun juga tanggung jawab pemerintah desa untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) diwilayahnya.

Hal ini dilakukan oleh Pemerintah desa Waimital kecamatan Kairatu Kabupaten SBB dengan membentuk Rumah Karantina untuk warga waimital yang pulang bepergian dari daerah terjangkit pandemi Covid-19 seperti jawa, jakarta, dan lainnya,dan setiap warga yang pulang dari daerah pandemi Covid -19 wajib jalani karantina selama 14 hari.

Penjabat desa Waimital Rudy Marasaoly kepada Klikwarta.com, Minggu (3/5/2020) menyampaikan semua langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19 sudah dilakukan oleh pemerintah desa, dan sampai pada dibentuknya rumah karantina, yang disediakan untuk warga waimital saat pulang dari wilayah pandemi untuk jalani karantina selama 14 hari sesuai dengan anjuran pemerintah daerah.

"Rumah karantina sudah terbentuk tiga minggu yang lalu, dan sebanyak 12 orang warga waimital yang jalani karantina, 9 diantaranya sudah kembali ke sanak keluarganya dan tiga warga lainnya masih jalani karantina dan aktivitas yang dilakukan berupa olahraga", ungkap Rudy.

K

Rumah karantina yang disedikan Pemdes Waimital dengan memakai gedung Ponpes Al Falah sebanyak 4 ruangan. Dan kata Rudy, pemerintah desa akan terus melakukan upaya-upaya yang semaksimal mungkin untuk perangi penyebaran Covid-19, dan dalam bentuk upaya apapun agar masyarakat Waimital terhindar dari wabah yang mematikan tersebut.

"Itu yang terus dilakukan pemdes, dan semua atas dukungan masyarakat setempat untuk sama - sama kita perangi lawan Covid-19, dan pemdes sudah siagakan tim untuk terus memantau warga yang jalani karantina sebanyak 9 orang tiga diantaranya merupakan tenaga media dari puskemas Waimital", jelas Rudy. 

Untuk itu, atas nama pemerintah desa Waimital, saya harapkan kepada masyarakat Waimital jika ada sanak family yang baru pulang bepergian dari wilayah pandemi terjangkit virus Corona seperti jakarta,jawa dan lainnya segerah melaporkan kepada tim relawan satgas atau ke kantor desa terdekat agar dapat dikarantinakan secara mandiri dirumah karantina yang sudah disiapkan pemerintah desa Waimital

"Harus ada kerja sama yang baik masyarakat dengan pemerintah desa, ini untuk kebaikan bersama, intinya sama - sama kita wasapadai dan ikhtiar, walaupun datang tidak membawah virus tetapi karantina mandiri tetap diberlakukan untuk siapa saja yang baru pulang bepergian dari wilayah pandemi virus Corona ( Covid-19)", tegas Jayadi.

Rudy pun mengimbau masyarakat desa Waimital untuk tetap ikuti anjuran pemerintah daerah menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan. Lebih pentingnya lagi, mengurangi aktifitas di luar rumah, dan tetap menggunakan masker kalau harus berada di luar rumah,jaga jarak, cuci tangan pakai sabun,hindari kontak dengan orang yang tidak dikenal, Ia juga berharap, warga tetap waspada dengan menjauhi tempat-tempat kerumuman", ajaknya. (*)

(Pewarta : Fitrah)

Berita Terkait