Pemkab Blitar Komitmen Kuatkan Akurasi Informasi untuk Satu Data Indonesia

Jumat, 01/12/2023 - 08:40
Acara Bimtek Satu Data Kabupaten Blitar, Rabu 29 November 2024.
Acara Bimtek Satu Data Kabupaten Blitar, Rabu 29 November 2024.

Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar berkomitmen mendukung program Satu Data Indonesia melalui akurasi informasi pada Satu Data Kabupaten Blitar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blitar Izul Marom mengatakan, soliditas satuan kerja perangkat daerah harus diwujudkan pada Satu Data Kabupaten Blitar agar tercipta satu informasi yang valid.

“Forum Satu Data mempunyai peran penting menjadi wadah untuk mendorong penggunaan kode referensi dan data induk yang selanjutnya ditetapkan oleh pengarah, sebagai wadah koordinasi antara pengarah, pembina data, walidata, produsen data dan walidata,” kata Izul saat membuka acara Bimtek dalam tema Pemanfaatan Data Bersama Melalui Portal Satu Data Indonesia Kabupaten Blitar di salah satu hotel di Kota Blitar, Rabu (29/11/2023).

Lebih lanjut, Izul melihat forum ini turut menjadi wadah untuk menyepakati daftar data yang akan dikumpulkan dan menyepakati daftar data yang menjadi data prioritas (RPJMD dan SDGs), serta menjadi wadah untuk menyepakati dan memantau pencapaian rencana aksi Satu Data Indonesia di tingkat provinsi.

“Sudah menjadi garis besar bahwa daerah wajib menyediakan data yang valid, berkualitas dan berkelanjutan. Ini akan menuju pada tata kelola pemerintahan yang berkualitas,” katanya.

Izul menambahkan produsen data harus menyediakan data yang berkualitas, dengan data berkualitas maka menghasilkan perencanaan yang berkualitas. Selain itu, dengan data akan menuju pembangunan yang berkualitas dan tepat sasaran.

“Data harus selalu update setiap hari, segala hal yang terkait penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) dan rencana kegiatan kedepan menuju forum besar dapat dibahas secara tuntas,” tukas Izul.

Terpisah Kabid Statistik Ulfatul Umami menambahkan ketersediaan satu data yang berkualitas menjadi hal utama dalam perumusan kebijakan pembangunan alat kontrol dan monitoring terhadap implementasi perencanaan pembangunan.

Menurutnya, hal penting yang harus diingat bahwa penggunaan data yang tidak tepat, tentunya mengakibatkan kebijakan yang dilakukan untuk menangani permasalahan juga menjadi tidak tepat.

"Oleh sebab itu, pembangunan Satu Data Indonesia menjadi sangat penting. Dengan adanya Satu Data ini, data bisa menjadi sumber yang bisa diakses dengan batasan-batasan tertentu,” tandasnya.

 

(Pewarta : Faisal NR)

Related News