Penandatanganan Nota KUA-PPAS Aceh Singkil Ditunda

Kamis, 14/11/2019 - 02:16
Dua pimpinan DPRK Aceh Singkil saat memimpin rapat paripurna.
Dua pimpinan DPRK Aceh Singkil saat memimpin rapat paripurna.

Klikwarta.com, Aceh Singkil - Belum adanya kesepakatan, penandatanganan nota Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), Rancangan APBK Aceh Singkil tahun 2020, gagal atau ditunda dari jadwal yang sudah ditentukan, Rabu, 13/11/2019.
Penundaan tersebut, dipicu dengan pengalihan penganggaran mobil Wakil Bupati dan Ketua Dewan dialihkan untuk pengadaan mobil dinas camat dan protokoler Setdakab Aceh Singkil.
Sehingga, penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS R-APBK Aceh Singkil tahun 2020 yang akan ditanda tangani pihak eksekutif dan legislatif setempat ditunda.

Ketua DPRK Aceh Singkil Hasanuddin Aritonang mengatakan, inisiatif peralihan menunda pengadaan mobil dinas Wabup dan Ketua Dewan itu, karena ada hal mendadak terkait pemberitaan tentang pak camat dorong-dorong mobil yang rusak dan protokoler setdakab Aceh Singkil yang menumpang mobil pick-up menuju makam pahlawan.

"Untuk itu, kita akan coba lagi berkomunikasi dengan Bupati atau Wabup agar ikut menandatangani nota kesepakatan," ungkap Aritonang.
Begitu juga, untuk anggaran kegiatan keagamaan Muzakarah dan seminar internasional Syekh Abdurrauf, awalnya diasumsikan 3 milyar. Namun, hanya dapat diplotkan 2 milyar.

"Itupun juga mendadak yang sebetulnya anggarannya masih kurang," jelasnya.

"Kita berharap selain empati dari legislatif, juga ada empati dari pihak Pemda," harap pimpinan DPRK.

Sebelumnya,  juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRK Aceh Singkil, Yulihardin menyampaikan, awalnya Proyeksi target penerimaan APBK Aceh Singkil 2020 sebesar Rp.937.930.834.116 dengan Belanja daerah, Rp. 934.547.754.116.
Namun, dalam pembahasan antara Banggar bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) Aceh Singkil, penerimaan maupun belanja daerah setempat terjadi perubahan penambahan, ucap Yulihardin saat menyampaikan laporan Banggar terhadap hasil pembahasan rancangan KUA-PPAS R-APBK Aceh Singkil tahun 2020.

Akhirnya pihak Banggar dan TAPK menyepakati proyeksi target penerimaan pendapatan Kabupaten Aceh Singkil bertambah menjadi sebesar Rp.939.347.153.693. Dengan total belanja, Rp.939.347.153.693, terbagi dalam Belanja Tidak Langsung, Rp.432 lebih dan Belanja Langsung, Rp. 506 lebih.
Dengan begitu, berarti posisi anggaran Kabupaten Aceh Singkil tahun 2020 berimbang, ucap Yulihardin, saat menyampaikan laporan Banggar terhadap hasil pembahasan rancangan KUA-PPAS R-APBK Aceh Singkil tahun 2020, 
Dari sumber penerimaan,  PAD, DAU, DAK, Dana Perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah, sisa lebih hitung pembiayaan tahun anggaran sebelumnya atau silpa tahun 2018, ujarnya. (ESi)

a

TMMD

 

Related News