Sekda Pemkab Blitar Totok Subihandono saat menyampaikan sambutan
Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar Totok Subihandono optimis prestasi Pemkab Blitar pada SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) tahun 2020 bisa meningkat dari B menjadi BB.
Ia menyebut peningkatan predikat B ke BB itu bisa dilakukan dengan optimalisasi akuntabilitas kinerja masing-masing perangkat daerah di lingkungan Pemkab Blitar.
Sehingga, lanjut Totok, jika kualitas sistem akuntabilitas kinerja perangkat pemerintahan meningkat, dipastikan akuntabilitas kinerja Pemerintah Kabupaten Blitar turut lebih baik.
"Saya tetap yakin seluruh kepala perangkat daerah, Camat akan bahu membahu dan bersama-sama memaksimalkan upaya meningkatkan akuntabilitas kinerja masing-masing, yang pada gilirannya akan meningkatkan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah kabupaten Blitar," kata Totok dalam petikan sambutannya di acara Sosialisasi Pemantapan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan SAKIP Kabupaten Blitar tahun 2020, di Hall Kampung Cokelat, Selasa (25/02/2020).
Menurut pengakuan dia, tahun 2019 kemarin sebenarnya Pemkab Blitar mentargetkan SAKIP mampu meraih predikat BB dari pemerintah pusat. Karena waktu itu terdapat perubahan regulasi soal standar kualifikasi penilaian SAKIP, target Pemkab Blitar tersebut terpaksa belum bisa tercapai.
Untuk itu, lanjut Sekda Totok, melalui forum sosialisasi yang diikuti peserta dari para asisten, staf ahli, Kasubbag Sungram dan Sekretaris masing-masing OPD Pemkab Blitar, hingga Camat dan Lurah ini, diharapkan mampu memberi cakrawala baru untuk memantapkan kualitas akuntabilitas kinerja.
"Menghadirkan narasumber dari Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri dan Biro Organisasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya meyakini akan membawa referensi baru kepada peserta untuk meningkatkan SAKIP pemerintah kabupaten Blitar. Saya berpesan agar ini diikuti dengan serius dan tuntas supaya mendapat hasil yang maksimal," jelasnya.
Dia juga menegaskan, predikat maupun taraf nilai bukan tujuan akhir dari sebuah pekerjaan pemerintah. Namun, hasil kinerja pemerintahan yang mampu membawa perubahan masyarakat kearah lebih baik menjadi agenda utama pemerintah.
Walaupun demikian, Totok menilai SAKIP tetap menjadi sorotan utama yang perlu disikapi dengan baik, lantaran SAKIP salah satu bagian indikator kualitas reformasi birokrasi sebuah pemerintahan.
(Faisal / Kmf / Adv)








