Soal LKPJ Bupati Blitar 2019, Ini Respon Fraksi GPN

Jumat, 28/02/2020 - 12:53
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar penyamapaian PU Fraksi-fraksi atas LKPJ Bupati Blitar tahun 2019

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar penyamapaian PU Fraksi-fraksi atas LKPJ Bupati Blitar tahun 2019

Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Pasca Bupati Blitar Rijanto menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Blitar tahun 2019, fraksi Gerakan Pembangunan Nasional (F-GPN) DPRD Kabupaten Blitar merespon itu pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Blitar, Jumat (28/02/2020).

Ketua F-GPN DPRD Kabupaten Blitar Sugianto menjelaskan, pada penyampaian LKPJ kemarin (27/02/2020), Bupati Blitar dinilainya hanya menyampaikan capaian positif saja.

Mestinya, kata Sugianto, Bupati turut menyertakan sejumlah kendala pembangunan daerah yang dinilai dia harus segera diberikan solusi agar kepentingan masyarakat tidak terabaikan.

"Diantaranya terkait kekeringan di kabupaten Blitar selatan. Kemudian limbah PT. Greenfields, tak lupa juga pendapatan daerah yang selama ini kita hanya menjadi penonton, tentang galian C. Ini semua kita sampaikan dengan harapan kedepan bersama pemerintah serius untuk bagaimana realisasi pemecahan persoalan itu tadi," jelasnya kepada pewarta klikwarta.com.

Ia menyoroti soal pendapatan asli daerah, Bupati Blitar kata dia, selalu menyampaikan peningkatan padahal peningkatannya kurang maksimal. Disarankannya, Bupati Blitar mampu membidik dengan tajam potensi apa yang perlu dikembangkan di kabupaten Blitar yang selama ini kurang maksimal bahkan belum tersentuh.

"Padahal masih banyak potensi yang lain untuk meningkatkan PAD, tinggal kemauan. Mau atau tidak pemerintah ini," tukasnya.

Kabupaten Blitar, menurutnya daerah yang potensial mendulang PAD melalui pertambangan galian C. Oleh karena itu, politisi Gerindra ini mendorong eksekutif mau serius kerjakan sektor pertambangan galian C.

"Karena sekarang ini banyak sekali pertambangan-pertambangan liar di kabupaten Blitar. Harapan saya kepada Bupati di sisa masa jabatannya mau mendengar suara kami. Hal-hal yang kita rasa jauh dari harapan tolong ini bisa diperhatikan," pungkasnya.

(Faisal / Adv

 

Berita Terkait