H.Bainudin Ondo saat menyampaikan laporan Tim Pansus I DPRK Aceh Singkil.
Klikwarta.com, Aceh Singkil - Sorotan pihak Dewan dalam laporan Tim Pansus I DPRK Aceh Singkil, terhadap potret pendidikan terutama di daerah Kepulauan Banyak, Kadis Dikbud setempat, Khalilullah, menyahuti dan menjadikan sebuah catatan dalam program perbaikan dunia pendidikan kedepan.
Dalam laporan Tim Pansus I DPRK Aceh Singkil saat melakukan kunjungan ke Pulau Banyak Barat, menyoroti aktivitas proses belajar mengajar disekolah SD Negeri Ujung Sialit, tidak layaknya seperti di sekolah daratan. Karena bisa dikatakan Tim Pansus tidak melihat adanya proses belajar mengajar disekolah itu.
"Hanya ada satu kelas anak-anak berkumpul dengan satu orang dewasa yang mengaku sebagai tenaga relawan dari Indonesia Mengajar", ucap Bainudin Ondo saat menyampaikan laporan Tim Pansus I, dalam rapat paripurna, Kamis, 20/05/2020.
Menurut warga sekitar dan pengakuan anak - anak disekolah tersebut, kondisi buruk itu telah berlangsung lama hingga bertahun-tahun. Seakan tidak tidak ada solusi yang diberikan Pemda Aceh Singkil.
Selain itu, Tim Pansus I juga mendapati kondisi memprihatinkan SMP Negeri Pulau Banyak Barat yang lokasi tanah tempat berdirinya bangunan sekolah tersebut belum dibayar oleh Dinas Pendidikan.
Ditambah lagi terlihat bangunan SMP yang terbengkalai serta fasilitas dan tenaga pengajar yang masih minim menyebabkan kurang maksimalnya proses belajar mengajar disekolah itu, ujarnya.
Dengan kondisi tidak adanya guru, ruangan yang kumuh serta mobiller pendukung belajar yang buruk, mengambarkan buruknya potret pengelolaan pendidikan dari Pemerintah setempat didaerah Kepulauan Banyak daerah setempat.
Dengan begitu, Tim Pansus I Dewan meminta pihak Pemkab Aceh Singkil melalui Dinas terkait agar dapat menindaklanjuti menyelesaikan persoalan yang di alami dua sekolah didaerah Kepulauan Banyak setempat.
Menyahuti Laporan Tim Pansus tersebut, Kadisdikbud Aceh Singkil Khalilullah, Rabu, 3/6/2020, menyampaikan hal itu menjadi catatan dalam program kerjanya kedepan untuk perbaikan sektor pendidikan khususnya di wilayah Kepulauan Banyak kedepannya.
Namun, untuk itu Disdikbud tidak dapat bekerja sendiri, sehingga perlu adanya dukungan dari Stakeholder terkait dan bila perlu dilakukan RDP (rapat dengar pendapat) dengan komisi yang membidangi pendidikan mencari solusinya secara mendetail. Agar perbaikan sektor pendidikan dapat dilakukan lebih maksimal, ungkapnya.








