Tempat Parkir Pasar KUD Ambruk, Rahma Minta Pedagang Segera Direlokasi

Sabtu, 05/03/2022 - 17:05
Wali Kota Tanjung Pinang saat turun langsung ke pasar ikan KUD

Wali Kota Tanjung Pinang saat turun langsung ke pasar ikan KUD

Klikwarta.com, Tanjung Pinang - Tempat parkir di Pasar Ikan KUD atau Pasar Baru 2 ambruk. Puluhan sepeda motor dan beberapa peralatan pedagang turut jatuh ke laut.

Mendengar kabar tersebut, Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, bergegas menuju lokasi untuk melihat kondisi secara langsung.

Kabar ambruknya tempat parkir tersebut diterima Sabtu (5/3/2022) pagi. Saat meninjau lokasi, Rahma langsung meminta pihak BUMD yang mengelola pasar untuk segera merelokasi pedagang. Ia juga meminta agar pasar harus segera dikosongkan sebagai langkah antisipasi terjadinya hal demikian.

"Saya minta seluruh pedagang untuk patuh agar tidak terjadi hal seperti ini, kita sudah memberikan laluan untuk merelokasi pedagang yang ada di Pasar Ikan ini, BUMD sebagai pengelola pasar harus segera mencari solusi agar pedagang disini dapat direlokasi untuk mengantisipasi kejadian yang membahayakan ini", ungkap Rahma.

Terkait revitalisasi Pasar Baru 2 tersebut, Rahma mengatakan, sejak 2019 Pemko Tanjung Pinang terus menggesa pemerintah pusat untuk melakukan pembangunan.

Pasalnya, sejak berdiri tahun 1969 dan direvitalisasi tahun 1992, Pasar Ikan tersebut belum pernah dilakukan perawatan dan peremajaan kembali.

"Kita terus menggesa pemerintah pusat, sudah berulang kali kami memohon sampai saat ini yang baru disetujui hanya Pasar Baru 1 yang akan direvitalisasi tahun 2022 ini, karena kekuatan APBD Kota Tanjung Pinang tidak mampu untuk membangun, maka dari itu kami berinisiatif untuk meminta anggaran dari pusat, saya akan segera bertemu dengan Kementerian Perdagangan untuk membicarakan kondisi terkini dan kabar ambruknya yang baru saja terjadi", ujar Rahma.

Mengenai kelanjutan revitalisasi pembangunan Pasar Baru 2 itu, Rahma segera meminta kepada pemerintah pusat untuk menindaklanjuti.

"Beberapa waktu lalu Anggota DPR RI, Cen Sui Lan bersama saya turun meninjau untuk kelanjutan pembangunan Pasar Baru 2 ini, saya tadi sudah melakukan komunikasi bersama beliau mengabarkan bahwa pasar ikan ini sudah ambruk lagi, dan semoga ini betul-betul direalisasi, karena memang sudah sangat layak untuk kita lakukan pembangunan agar memberi kenyamanan dan keamanan bagi pedagang dan pengunjung pasar", kata Rahma.

Berdasarkan informasi yang diterima dari beberapa saksi mata di lokasi mengatakan, kejadian saat itu pasar dalam keadaan ramai pengunjung. Air laut juga pasang dan ada beberapa kendaraan yang ikut masuk ke dalam laut.

Diperkirakan kendaraan sekitar 60 sepeda motor. Terdapat 4 orang wanita salah satunya sedang hamil 7 bulan dan seorang anak mengalami patah tulang pada jari kelingking dan jari manis. Meski demikian, saat ini kondisi korban stabil dan sudah diberikan penanganan di RSUD Tanjungpinang. (*)

Berita Terkait