Audiensi Masyarakat Peduli Bululawang dengan Pemdes Bululawang (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)
Klikwarta.com, Blitar - Puluhan warga Pasur Desa Bululawang, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar mendesak Kepala Desa (Kades) nya untuk terbuka kepada masyarakat setempat terkait pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) mulai tahun 2017 sampai 2021.
Koordinator Masyarakat Peduli Bululawang Joko Agus Prasetyo kepada wartawan mengatakan selama kurun tahun 2017 hingga 2021 terjadi ketidakterbukaan informasi publik berkaitan penggunaan dan pertanggungjawaban kegiatan pembangunan desa yang menggunakan ADD dan DD di Desa Bululawang.
Bahkan, ketika ia bersama puluhan warga Desa Bululawang lainnya melakukan audiensi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) untuk meminta keterangan keterbukaan informasi pelaksanaan ADD dan DD itu, menurutnya Kades Bululawang Sutikno beralasan karena sifat kerahasiaan laporan pertanggung jawaban pelaksanaan ADD dan DD.
Joko menyebut sejumlah Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa untuk pembangunan seperti rabat dan pelebaran jalan menelan biaya berapa besar.
"Kami menanyakan terkait penggunaan dana desa yang dipakai untuk pembangunan," ucap Joko seusai audiensi di Balaidesa Bululawang.
Para warga menurutnya menduga ada penyalahgunaan anggaran dalam pembangunan karena saat diminta untuk menunjukkan surat pertanggung jawaban (SPJ) sebagai bentuk tranparansi pihak desa tidak mau untuk memberikan dengan alasan rahasia negara.
Alasan tersebut membuat para warga mensinyalir adanya penyelewengan dalam hal anggaran. Mendapat jawaban tersebut, warga akan berinisiatif untuk meminta konfirmasi ke Inspektorat Pemerintah Kabupaten Blitar.
(Pewarta : Faisal NR)








