Wujudkan WBK-WBBM, Ini yang Dilakukan Kejari Bengkulu

Kejari Bengkulu saat gelar apel pagi, Senin (11/02/2019)
Kejari Bengkulu saat gelar apel pagi, Senin (11/02/2019)

Klikwarta.com, Kota Bengkulu - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, gelar apel pagi perencanaan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Senin (11/02/2019).

"Kita sudah ditunjuk oleh pimpinan sebagai unit kerja soliditas WBK dan WBBM, sesuai dengan aspek Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu," kata Kajari Bengkulu Emilwan SH MH usai gelar apel pagi.

Kajari Emilwan mengatakan ada 6 area perubahan yang ditetapkan dalam mewujudkan WBK dan WBBM yaitu managemen, perubahan, peningkatan SDM, akuntabilitas pengawasan, tata laksanaan dan akuntabilitas pelayanan publik. Hal ini agar Kejari Bengkulu masuk predikat WBK dan WBBM serta poit utama pencegahan korupsi dan pelayanan publik.

"Tidak ada lagi pelayanan publik yang lamban, berbelit-belit. Dengan adanya pelayanan publik lebih cepat, semuanya tentu terlayani dengan baik," kata Emilwan. 

Lanjut Emilwan, saat ini sudah dilakukan pelayanan tilang lebih baik dengan ruangan fasilitas ac. Dalam pelayanan, selain petugas Kejari ada juga petugas dari bank, sehingga lebih cepat. Sementara untuk pelayanan barang bukti (barang bukti yang sudah diputus hakim) dikembalikan kepada pemiliknya dan apabila pemilik tidak sempat mengambil, pihak Kejari mengantarkan langsung dengan mobil pelayanan barang bukti. "Untuk pihak bank tugasnya mengambil uang sitaan yang dititip di Kejari Bengkulu," jelasnya.

Tambahnya, awal tahun 2019 ini, pihak Kejari juga sudah memberangkatkan dua orang staf bidang kepegawaian ke Palembang guna mengikuti sosialisasi supervisi untuk meningkatkan pengelolaan kepegawaian. 

"Kemarin baru pulang juga pegawai kita dari bidang keuangan, staf keuangan dan bendahara dari Jakarta yang mengikuti pelatihan. Intinya kita mendorong terus untuk meningkatkan kualitas para pegawai sesuai tupoksinya," tutupnya.

Sementara untuk launching pelaksanaan pencanangan zona integritas dijadwalkan pada hari Kamis 14 Februari 2019. Dalam hal ini, pihak Kejari akan mengundang mitra kerja FKPD, Pemda, Ombudsman, Dinas Koperasi dan UKMKM dan Imam Masjid Baitul Izza. (Lj)

Related News